Tabrakan beruntun mobil mewah di Jepang

Terbaru  5 Desember 2011 - 16:59 WIB
Tabrakan mobil-mobil mewah di Jepang

Kecepakatan maksimal di lokasi kecelakaan adalah 80 km per jam.

Iring-iringan mobil mewah mengalami kecelakaan di Jepang dalam peristiwa yang disebut sebagai salah satu tabrakan mobil termahal dalam catatan sejarah.

Delapan unit mobil Ferrari, tiga unit mobil Mercedes-Benz, satu unit Lamborghini dan dua mobil lainnya bertabrakan di perfektur Yamaguchi, Jepang selatan.

Tak seorang pun mengalami luka parah selain 10 yang mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat.

Seorang saksi mata mengatakan rombongan mobil mewah meluncur dengan kecepatan tinggi.

"Beberapa mobil meluncur dengan kecepatan antara 140-160 km per jam," kata seorang saksi mata kepada televisi Jepang TBS.

"Salah satu mobil terpental dan mobil-mobil lainnya berakhir dalam kondisi berantakan seperti ini," tambahnya.

Setelah tabrakan hari Minggu (4/12) jalan bebas hambatan Chugoku sempat ditutup selama enam jam.

Mobil-mobil mewah tersebut sedang dalam perjalanan menuju festival mobil di Hiroshima.

Pindah lajur

Kecepatan maksimal di bagian jalan tempat kecelakaan tercatat 80 km per jam namun polisi mengaku belum mengetahui penyebab tabrakan.

"Saya belum pernah melihat kejadian seperti ini," kata polisi patroli, Eiichiro Kamitani, seperti dikutip kantor berita AFP.

"Mobil-mobil Ferrari jarang beriring-iringan dalam jumlah banyak."

Eiichiro Kamitani

"Mobil-mobil Ferrari jarang beriring-iringan dalam jumlah banyak."

Sejumlah laporan media menyebutkan kerugian total akibat kerusakan mobil diperkirakan mencapai sedikitnya 300 juta yen atau sekitar Rp34,6 miliar.

Para saksi mata mengatakan sebagian mobil-mobil mahal tersebut tidak bisa diperbaiki lagi.

Salah satu mobil Ferrari yang bertabrakan adalah model F430 Scuderia dengan kecepatan maksimal bisa mencapai 320 km per jam.

Kepolisian Jepang menduga kecelakaan terjadi karena pengemudi salah satu mobil Ferrari berusaha berpindah lajur dan menghantam pembatas sebelum terpental ke jalan raya sehingga mobil-mobil lainnya bertabrakan ketika berusaha menghindari satu sama lain.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.