Dianggap miskin, tilang dikorting

Terbaru  9 Januari 2012 - 10:52 WIB
Krona Norwegia

Uang krona Norwegia nilainya lebih kuat ketimbang krona Swedia.

Kepolisian Norwegia memotong uang tilang untuk seorang pengemudi truk Swedia karena pendapatan warga negara itu dianggap lebih rendah.

Ulf Ander Andersson pengemudi truk asal Swedia mendapatkan 'potongan tilang' saat mengemudikan truknya Maret lalu.

Ulf, 61, meski berkewarganegaraan Swedia bekerja sebagai pengemudi truk untuk sebuah perusahaan Norwegia di Oslo.

Ceritanya berawal ketika Ulf yang tengah mengemudikan truknya dihentikan polisi lalu lintas Swedia.

Setelah diperiksa, polisi mendapati rem truk yang dikemudikan Ulf mengalami beberapa masalah.

Akibat masalah rem itu, polisi kemudian menilang Ulf dan memerintahkannya membayar denda sekitar Rp 12 juta.

Namun akhir bulan lalu, Ulf menerima surat dari kepolisian Norwegia yang menyatakan bahwa denda tilangnya dikurangi karena dia berkewarganegaraan Swedia.

Dianggap miskin

Soal korting denda ini, Ulf -kepada harian setempat VG- menyatakan dirinya senang namun menganggap hal itu sangat aneh.

"Padahal sebenarnya pendapatan saya lebih besar ketimbang rekan-rekan saya di Norwegia, karena saya tinggal di Swedia dan mata uang krona Swedia tengah melemah."

UIf Ander Andersson

"Saya senang dengan potongan dendanya namun saya kira itu hal yang aneh," kata Ulf.

Ternyata, dasar pemotongan denda itu disebabkan kepolisian Norwegia menganggap sebagai warga Swedia Ulf memiliki pendapatan lebih rendah dari warga Norwegia.

Akibat perbedaan pendapatan ini, maka diputuskan denda Ulf dikurangi, namun tidak jelas berapa banyak.

"Padahal sebenarnya pendapatan saya lebih besar ketimbang rekan-rekan saya di Norwegia, karena saya tinggal di Swedia dan mata uang krona Swedia tengah melemah," ujarnya.

Dua negara Skandinavia ini termasuk negara-negara terkaya di dunia. Namun pendapatan per kapita Norwegia lebih tinggi dibanding tetangganya, Swedia.

Menurut data IMF tahun 2010, pendapatan perkapita Norwegia mencapai US$52.000 atau Rp477 juta dibanding Swedia yang 'hanya' US$38.000 atau sekitar Rp348 juta.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.