Aturan penjualan rokok di Skotlandia tertunda

penjualan rokok Hak atas foto Getty images
Image caption Pemerintah Skotlandia berupaya melindungi anak muda dari rokok lewat aturan baru yang mereka keluarkan ini.

Pemerintah Skotlandia menunda penerapan aturan yang melarang pengelola supermarket besar untuk memajang produk tembakau karena alasan hukum.

Kebijakan itu seharusnya sudah mulai diterapkan pada April lalu namun langkah pemerintah melalui kementerian kesehatan ini mendapat perlawanan hukum dari perusahaan tembakau besar, Imperial Tobacco.

Menteri Kesehatan Umum, Michael Matheson mengatakan penerapan aturan itu akan diumumkan pada waktunya.

Dia juga beralasan penundaan penerapan itu karena adanya sejumlah perubahan pada aturan perundangan.

Keputusan ini membuat sejumlah supermarket kembali bebas untuk menjual produk tembakau dan rokok hanya saja nanti setelah aturan baru tentang penjualan tembakau dan rokok berlaku, pengelola supermarket harus menjualnya tidak lagi pada rak terbuka namun di rak bagian bawah yang sulit terlihat.

Aturan ini seharusnya sudah mulai diterapkan pada sejumlah pedagang pengecer pada bulan Oktober tahun lalu.

Namun perlawanan hukum yang dilakukan Imperial Tobacco membuat aturan yang sebenarnya merupakan cara untuk mencegah agar anak muda menghindari rokok ini tidak bisa diterapkan.

Aturan ketat

Perusahaan itu dalam pendapatnya mengatakan larangan itu tidak tepat dan belum mempunyai bukti yang kuat bahwa jika diterapkan aturan itu dapat menghindarkan anak dari upaya untuk merokok.

Mereka juga mengatakan Parlemen Skotlandia tidak punya kewenangan untuk memutuskan aturan yang terkait dengan penjualan produk sebuah barang di wilayah itu.

Persidangan soal ini sebenarnya telah dihentikan Pengadilan di Edinburgh namun saat ini berlanjut di tingkat banding.

Aturan tersebut memang mengatur dengan ketat penjualan tembakau dan rokok, selain mengatur soal penempatan produk rokok di supermarket, aturan ini juga melarang adanya mesin penjualan rokok otomatis dan memberikan denda sebesar £200 atau Rp2,7 juta lebih kepada pedagang yang menjual rokok kepada orang yang berusia di bawah 18 tahun.

Meskipun penerapan aturan tentang larangan penempatan tembakau pada rak terbuka di toko besar masih tertunda namun kebijakan ini akan tetap diterapkan kepada toko pengecer mulai 2015 seperti yang telah direncanakan.

Berita terkait