DateRace: Menjaring calon pasangan dalam lima menit

Terbaru  5 April 2012 - 17:45 WIB
daterace

Suasana DateRace di Jakarta, Rabu (04/04)

Bagi sebagian besar kaum profesional di kota besar seperti Jakarta, mencari teman dekat atau kekasih bukan hal yang mudah karena kesibukan di kantor yang tidak menyisakan banyak waktu untuk bersosialisasi. Karenanya kini mulai bermunculan aneka even yang bertujuan mempertemukan para insan yang kesepian dengan harapan mereka bisa menemukan calon kekasih potensial.

Salah satu even tersebut adalah DateRace yang digagas oleh tiga orang sahabat yaitu Emmy Fitri, Katrin Figge dan Nataya.

Konsep DateRace adalah mengumpulkan 10 orang lelaki dan 10 orang perempuan dari berbagai latar belakang dan usia di sebuah restoran.

"Harus diakui sulit menemukan teman dekat di Jakarta karena orang sibuk di kantor dan banyak orang yang terlalu pemalu untuk mendekati orang yang mereka suka," kata Emmy.

Dalam DateRace, setiap peserta perempuan duduk di satu meja dan peserta lelaki mendapat kesempatan lima menit untuk mendatangi masing-masing meja untuk berbincang dan saling mengenal.

"Ide untuk mengadakan DateRace tercetus setelah kami menyadari bahwa tidak ada banyak even semacam ini di Jakarta dan kami memutuskan untuk mengadakan acara ini murni untuk kesenangan semata," kata Emmy pada Pinta Karana dari BBC.

Teman baru

Pada acara di Marley's Bar Rabu malam (04/04) dua orang pembawa acara memandu para peserta memulai perkenalan dari meja ke meja. Setiap lima menit bel akan berbunyi sebagai sinyal bagi para pria untuk berpindah meja.

Usai perkenalan, para peserta digiring ke area bar untuk berbaur dan mengenal satu sama lain.

Malam itu ada beberapa pasangan yang menemukan kecocokan dan siap maju ke tahap berikutnya: berkencan.

Salah satunya adalah Pahia, seorang pekerja sosial berkebangsaan Australia yang merasa menemukan tipe pacar idealnya.

"Johny membuat saya tertawa, ia ramah, lucu dan pandai bernyanyi," kata Pahia.

"Saya mengajaknya dinner dan ingin mengenal Pahia lebih dekat lagi," kata Johny.

Sementara itu, bagi mereka yang kurang beruntung seperti Firi, seorang karyawati swasta, acara ini menjadi ajang mengembangkan jaringan.

"Saya tidak merasa rugi mengikuti DateRace meski ga nemu yang klop, saya mendapat pengalaman baru, teman baru dan network saya bertambah luas," kata Firi.

Peran media sosial

daterace, speeddating

Para peserta DateRace saling berkenalan dalam even di Jakarta Rabu malam (05/04)

Para penggagas DateRace tidak memiliki sponsor atau modal untuk mengiklankan acara ini.

"Ini benar-benar kegiatan non-profit, untuk membuat standing banner saja kami mengeluarkan uang sendiri," kata Nataya.

Saat pertama kali mengadakan even, mereka meminta bantuan beberapa teman yang memiliki pengaruh cukup besar di media sosial.

"Kami dibantu oleh beberapa kawan yang sudah menjadi buzzer alias selebriti Twitter seperti Chandra Malik dan beberapa kawan lain untuk memberitahu masyarakat bahwa ada DateRace, kami membuat halaman Facebook dan blog, pokoknya semua yang gratis," kata Emmy.

Selain itu mereka juga berpromosi melalui Blackberry Messenger.

Upaya tersebut membuahkan hasil karena gaung DateRace mulai terdengar dan para calon peserta pun mendaftarkan diri.

Meski DateRace kini sudah menjadi salah satu even yang ditunggu-tunggu dan bahkan sudah dimasukkan dalam daftar agenda bulanan ibukota di banyak media, ketiga sahabat ini tidak berminat untuk menjadikannya ajang mencari uang.

"Kami semua memiliki pekerjaan tetap dan kami anggap ini amal. Kami sudah sangat senang karena ada beberapa pasangan yang masih jalan bareng, dan banyak yang punya sahabat baru bahkan rekan bisnis baru," kata Emmy.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.