Jutawan Australia ingin bangun Titanic II

Clive Palmer Hak atas foto AP
Image caption Clive Palmer adalah salah seorang pebisnis terkaya di Australia.

Meski telah tenggelam 100 tahun lalu, pesona kapal pesiar Titanic tidak pernah sirna. Buktinya, seorang jutawan asal Australia berniat membangun Titanic versi abad ke-21.

Untuk mewujudkan mimpnya itu, Clive Palmer -salah satu orang terkaya di Australia- telah menyewa sebuah perusahaan Cina untuk membangun kapal legendaris itu.

Kepada media Australia, jutawan pertambangan itu mengatakan dia sudah meneken nota kesepahaman dengan perusahaan perkapakan CSC Jinling, Cina.

Kapal itu, lanjut Palmer, menurut rencana akan semewah kapal aslinya namun diperlengkapi kecanggihan teknologi abad ke-21.

"Kapal itu akan semewah Titanic asli, tapi tentu saja dengan teknologi abad ke-21 ditambah sistem navigasi dan keamanan terbaru," kata Palmer dalam sebuah pernyataan resmi.

Jika segalanya berjalan lancar maka kapal Titanic II ini akan selesai dibangun dan siap berlayar pada 2016 mendatang.

Tak bisa tenggelam

Pengumuman rencana pembangunan kapal ini hanya berselang beberapa pekan setelah peringatan 100 tahun tenggelamnya Titanic.

Titanic yang merupakan kapal terbesar dan termewah pada jamannya tenggelam setelah menabrak gunung es dalam pelayaran perdananya dari Southampton menuju New York.

Kapal Titanic baru ini nantinya juga akan melayari rute Inggris menuju New York melalui rute yang sama.

"Kapal ini didesain agar tidak tenggelam. Namun jika Anda percaya tahayul, maka kita tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi," kata Palmer.

"Tentu saja jika Anda lubangi maka kapal ini akan tenggelam," jawab Palmer merespon pertanyaan apakah replika Titanic ini sekuat yang diharapkan.

Sejauh ini biaya pembangunan kapal replika Titanic itu tidak diketahui.

Berita terkait