Pria India ditahan karena kubur bayi hidup-hidup

Terbaru  10 Mei 2012 - 17:03 WIB
Tangan bayi (gambar arsip)

Sekitar delapan juta janin perempuan diaborsi di India dalam 10 tahun terakhir.

Polisi di India utara menahan dua orang pria karena mencoba mengubur bayi berusia dua bulan hidup-hidup.

Ayah dan paman bayi itu mengatakan mereka diminta oleh guru spiritual mereka untuk mengubur bayi demi kesehatan anak berikutnya, menurut polisi.

Bayi Radhika mengalami kekurangan gizi dan mendapatkan perawatan di rumah sakit di kota Meerut di negara bagian Uttar Pradesh yang terletak sekitar 80 km di timur Delhi.

Angka kematian bayi di India merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

Warga India lebih cenderung memilih anak laki-laki dan hal itu menyebabkan perbedaan besar dalam rasio jumlah anak laki dan perempuan.

Para pegiat mengatakan sekitar delapan juta janin bayi perempuan diaborsi dalam sepuluh tahun terakhir.

Bayi Radhika selamat setelah sejumlah orang memberitahu soal rencana penguburan itu.

Ibu dibebaskan

"Pihak penjaga kuburan memberitahu kami bahwa sejumlah orang membawa bayi untu dikuburkan, namun bayi itu menangis," kata polisi BK Yadav kepada BBC.

Saat polisi tiba, orang tua Radhika dan pamannya telah mengganti kuburan, kata polisi.

Bayi itu dibungkus kain yang dilengkapi dengan simbol-simbol agama.

Polisi mengatakan ayah dan paman ditahan namun ibu bayi dibebaskan "dengan alasan kemanusiaan."

Yadav mengatakan ibu bayi berada di rumah sakit untuk merawat bayinya.

Polisi mencatat kasus itu sebagai upaya pembunuhan dan konspirasi.

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.