Biksu Korea direkam sedang berjudi dan merokok

Terbaru  11 Mei 2012 - 22:04 WIB
Para biksu di Korea Selatan

Dengan kamera tersembunyi, para biksu terlihat berjudi dan menghisap rokok.

Kepala Ordo Buddha terbesar di Korea Selatan menyampaikan permintaan maaf di depan umum setelah muncul rekaman video yang menunjukkan para biksu berjudi, minum alkohol, dan merokok.

"Para biksu itu melakukan tindakan yang bodoh dan saya mengakui dosa atas perlakuan mereka," kata Kepala Ordo Jogye, Jongjeong Jinjae, kepada stasiun televisi Yonhap.

Jongjeong Jinjae menyampaikan permintaan maaf pada Jumat 11 Mei setelah beredar rekaman video yang menggemparkan itu.

Mereka tampak berjudi menggunakan permainan poker sambil minum-minum dan merokok di sebuah hotel mewah pada April lalu.

Rekaman yang dilakukan secara diam-diam itu disebarkan oleh seorang biksu dan kasus ini memunculkan spekulasi mengenai persaingan di dalam tubuh organisasi tersebut.

Mengundurkan diri

Media Korea Selatan mengatakan rekaman diperkirakan diambil oleh seorang biksu dari ordo yang sama, yang disebut-sebut sebagai penentang kepengurusan sekarang.

Ordo Jogye dilaporkan mempunyai 10 juta pengikut Buddha di Korea Selatan.

Seorang biksu senior mengatakan dia melaporkan insiden tersebut kepada pihak berwenang, lapor kantor berita Reuters.

Jumlah uang yang berputar dalam judi itu dilaporkan mencapai 1 miliar won atau sekitar Rp8 miliar.

Sementara itu enam pemimpin Ordo Jogye menawarkan diri untuk mengundurkan diri dari posisi mereka.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.