Mabes Polri tidak ijinkan konser Lady Gaga

Terbaru  15 Mei 2012 - 16:12 WIB
gaga

Sejumlah ormas Islam menilai Lady Gaga merusak moral bangsa.

Kepastian penolakan ijin konser Lady Gaga disampaikan Mabes Polri setelah sebelumnya mendapat tekanan dari sejumlah kelompok keagamaan.

Sebelumnya Polda Metro Jaya juga menyatakan tidak menjamin keamanan konser pelantun 'Poker Face' tersebut.

Juru bicara Mabes Polri Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution saat dihubungi BBC mengatakan pihaknya tidak mengijinkan konser dengan alasan ''keamanan''.

''Sebagaimana permintaan dari berbagai pihak yang tidak menginginkan konser dilaksanakan,'' kata Saut Usman Nasution.

Saut Usman mengungkapkan bahwa ada potensi benturan di masyarakat saat konser berlangsung karena sebelumnya Front Pembela Islam, FPI menyatakan penolakan konser Lady Gaga dan mengancam melakukan razia saat konser berlangsung.

Sementara Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa menonton Lady Gaga haram karena dianggap merusak moral bangsa dengan lirik dan gaya panggung yang seronok.

''Jelas jika ada benturan lebih baik kami berhentikan karena kami tidak menginginkan adanya benturan di lapangan'' ujar Saut.

Menurut Saut permintaan penghentian juga datang dari berbagai elemen keagamaan, ''Majelis Ulama Indonesia, dari Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia bahkan menulis surat ke Presiden, dan kami juga mendapat permintaan dari Mensesneg juga agar memperhatikan permintaan dari masyarakat ini.''

Tiket harus dikembalikan

"Jelas jika ada benturan lebih baik kami berhentikan karena kami tidak menginginkan adanya benturan di lapangan."

Saut Usman Nasution

Menurut Saut pihak promotor juga belum secara resmi meminta ijin konser saat mereka menjual tiket konser Lady Gaga bulan Maret silam.

''Semestinya sejak awal membuka loket penjualan tiket mereka sudah meminta ijin terlebih dahulu,'' kata Saut seraya menambahkan agar pihak promotor mau menerima kembali pengembalian tiket.

Sementara itu, promotor Big Daddy Entertainment selaku pihak penyelenggara konser Born This Way Ball di Jakarta belum memberikan komentar atas penolakan ijin tersebut.

Salah seorang juru bicara saat dihubungi hanya mengatakan ''no comment'' dan enggan memberikan pernyataan lebih lanjut seraya menambahkan akan memberikan penjelasan jika sudah ada kebijakan dari pihak manajemen.

Pembatalan konser Lady Gaga di Jakarta ini memancing perdebatan di dunia maya. Para ''Litle Monster'' - sebutan penggemar Lady Gaga - melalui situs mikroblog Twitter mengecam tindakan polisi yang dianggap melanggar kebebasan berekspresi dan menuruti ormas tertentu.

Konser Lady Gaga di Jakarta semestinya diselenggarakan pada tanggal 3 Juni mendatang di Stadion Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. Tiket pertunjukkan yang dijual termurah seharga Rp465 ribu sudah habis terjual beberapa hari setelah loket dibuka Maret lalu.

Selain di Indonesia konser Lady Gaga juga sempat diprotes oleh kelompok keagamaan di Korea Selatan juga dengan alasan moralitas, tetapi konser tetap berjalan dengan persyaratan penonton harus berusia 18 tahun ke atas.

Pembatalan konser dengan alasan keagamaan juga pernah dialami penyanyi Erykah Badu di Malaysia. Konser penyanyi jazz asal AS itu dibatalkan awal tahun ini karena memasang tato yang dianggap ''menghina Islam''.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.