Lukisan presiden Afrika Selatan dianggap 'tak senonoh'

Terbaru  18 Mei 2012 - 22:02 WIB
Lukisan Jacob Zuma

Penyelenggara menolak mencabut lukisan Jacob Zuma.

Partai yang memerintah di Afrika Selatan, ANC, mengatakan mereka akan mengajukan gugatan hukum setelah satu galeri menampilkan lukisan Presiden Jacob Zuma dengan alat kelamin menyembul keluar.

Juru bicara ANC ,Jackson Mthembu, mengatakan lukisan Brett Murray itu merupakan "pelanggaran atas kebebasan dan ekspresi artistik."

Ia menambahkan telah meminta kuasa hukum agar mencabut lukisan berharga US$14.000 dengan judul Tombak.

Presiden Zuma -yang memiliki empat istri- telah menggugat perusahaan media sampai 11 kali karena pencemaran nama baik.

Wartawan BBC di Cape Town, Mohammed Ali, Town mengatakan sejumlah kasus telah diselesaikan dan sebagian lain dicabut namun masih ada yang dalam proses.

Kasus yang paling terkenal adalah gugatan tahun 2008 terhadap salah satu seniman terkenal, Zapiro, yang menggambarkan Zuma hampir melukis seorang wanita yang mewakili keadilan. Kasus ini akan diajukan ke pengadilan bulan Oktober.

Zuma dinyatakan tidak bersalah dari tuntutan memperkosa rekan keluarganya tahun 2006.

Pesan satiris

"Kuasa hukum kami telah membalas surat mereka dan menyatakan kami tidak akan mencabut lukisan itu"

Lara Koseff

Murray -yang menurut wartawan BBC Mohammed Ali dikenal atas karya yang provokatif- belum berkomentar terkait pernyataan ANC.

Namun Lara Koseff, juru bicara Galery Goodman -yang menyelenggarakan pameran lukisan Murray- menyatakan lukisan itu merupakan "pandangan yang sangat satiris yang dapat melihat politik Afrika Selatan..di tengah kekecewaan terkait demokrasi di negara itu."

"Kuasa hukum kami telah membalas surat mereka dan menyatakan kami tidak akan mencabut lukisan itu," katanya kepada kantor berita AFP.

Lukisan setinggi 1,85 meter yang meniru gaya seni poster di zaman Uni Soviet dengan warnah merah dan kuning ini telah terjual.

Mthembu mengatakan ANC tetap menekankan kebebasan pers dan ekspresi artistik namun mengecam lukisan itu sebagai "murahan."

Ia menuntut agar lukisan dicabut dari galeri, di situs penyelenggara, maupun semua bahan promosi.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.