Siswa sekolah memprotes penahanan anak-anak

Pencari suaka di kamp Nauru Hak atas foto Associated Press
Image caption Australia dikecam sebagai negara terburuk di dunia terkait pemenjaraan anak-anak.

Sekelompok anak-anak sekolah Australia mengurung diri di dalam ruangan terkunci guna mendukung kampanye membebaskan anak-anak dari pusat tahanan di negara itu.

Selama 24 jam mereka berada di dalam sebuah kurungan untuk menyoroti hal yang disebut sebagai ketidakadilan yang sangat buruk.

Beberapa anak lainnya mengirim pesan dukungan lewat dunia maya bersamaan dengan peringatan ke-20 penahanan wajib atas pencari suaka.

Panitia penyelenggara mengatakan Australia tercatat sebagai negara terburuk di dunia dalam hal hukuman penjara bagi anak-anak.

Menurut para aktivis, jumlah pencari suaka anak-anak yang ditahan di Australia mencapai 420 orang.

Penahanan itu dikhawatirkan berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental mereka.

Pemerintah menegaskan anak-anak pencari suaka ditahan di pusat tahanan imigrasi sebagai pilihan terakhir sambil menunggu hasil pengajuan status pencari suaka.

Wartawan BBC di Sydney Phil Mercer melaporkan bahwa aksi anak-anak sekolah di Melbourne ini merupakan bagian dari kampanye internasional menentang penahanan anak-anak.

Acara serupa akan diadakan di Yunani bulan depan, diikuti Meksiko, Israel, Malaysia, Afrika Selatan dan Amerika Serikat.

Berita terkait