Peretas komputer Rusia diganjar empat tahun penjara

Komputer
Image caption Pada masa puncaknya Bredolab mengirim tiga miliar pesan sampah per hari.

Salah seorang otak pelaku kejahatan internet yang berhasil meretas 30 juta lebih komputer diganjar hukuman empat tahun penjara.

Georgiy Avanesov dinyatakan bersalah melakukan sabotase komputer oleh pengadilan di Armenia.

Peretas komputer asal Rusia itu ditangkap di bandara Yerevan, ibukota Armenia pada tahun 2010.

Pihak berwenang berhasil mengepung Avanesov setelah dia melucuti jaringan komputer yang dia kuasai.

"Berdasarkan bukti yang dihadirkan di pengadilan, Avanesov menggunakan sistem komputer botnet yang diciptakan sendiri dan melakukan serangan DDOS atas situs-situs dari berbagai individu dan entitas hukum maupun alamat IP dan mengganggu berfungsinya situs tersebut," kata Sonia Trucian, juru bicara kantor kejaksaan Armenia kepada kantor berita AFP.

Jaringan Bredolab yang digunakan Avanesov mulai beroperasi pada tahun 2009 dengan menggunakan berbagai cara dan pada puncak serangannya, botnet mengirimkan lebih tiga miliar pesan sampah setiap harinya.

Cara itu kemudian digunakan oleh penjahat internet lainnya untuk melakukan serangan atas internet, mengiklankan program antivirus, maupun untuk mengirim spam dan virus.

Dengan mengirimkan spam dan menyewakan Bredolab, Avasenov -yang berusai 27 tahun- diperkirakan mendapat pemasukan sebesar £80.000 per bulan

Tahun 2010, kepolisian Belanda berhasil mengendalikan Bredolab dan mulai bekerja untuk menemukan orang yang berada di nalik Bredolab.

Avasenov kemudian berupaya untuk menghambat penyelidikan dengan menggunakan serangan internet kepada polisi untuk menguasai kembali Bredolab namun gagal.

Berita terkait