Sipir mogok kerja, tahanan dibebaskan

Terbaru  27 Mei 2012 - 16:14 WIB
Penjara

Norwegia menerapkan sistem penjara terbuka sebagai upaya rehabilitasi.

Melakukan aksi mogok kerja, di banyak negara merupakan hak buruh dan dilindungi karyawan. Aturan serupa juga diterapkan di Norwegia.

Namun, apa jadinya jika yang melakukan aksi mogok adalah sipir dan para pekerja penjara? Pasti akan rumit masalahnya.

Aksi mogok sipir dan pekerja penjara menimpa LP Bjoergvin, di Bergen, Norwegia. Mereka menjalankan aksi mogok ini sepanjang pekan lalu.

Akibat aksi mogok ini, pemerintah Norwegia terpaksa 'membebaskan' sebanyak 52 narapidana.

Empat narapidana mendapat pembebasan bersyarat, sementara 48 orang lainnya mendapat 'cuti' selama lima hari selama para penjaga penjara masih mogok.

"Beberapa dari mereka adalah ditahan karena kekerasan, obat-obatan terlarang, kejahatan ekonomi dan kejahatan seks," kata Manajer LP Bjoergvin, Harald Aasaune.

"Bjoergvin adalah penjara terbuka, namun banyak dari mereka yang dihukum untuk waktu lama. Saya pikir ini tak pernah terjadi sebelumnya," papar Aasaune.

Mogok pertama

"Beberapa dari mereka adalah ditahan karena kekerasan, obat-obatan terlarang, kejahatan ekonomi dan kejahatan seks."

Harald Aasaune

Para pegawai negeri Noerwegia yang ekonominya tak terpengaruh krisis finansial Eropa melakukan mogok kerja untuk pertama kalinya dalam 28 tahun terakhir.

Mogok kerja ini dilakukan setelah negosiasi terkait kenaikan gaji gagal menemukan kesepakatan. Akibatnya berbagai layanan publik seperti sekolah, penitipan anak dan lain-lain lumpuh.

Aksi mogok ini melibatkan sekitar 30.000 hingga 600.000 orang yang bekerja untuk pemerintah pusat dan daerah. Dan, aksi mogok ini bisa meluas jika kesepakatan tak bisa tercapai.

Sistem penjara terbuka Norwegia memungkinkan narapidana untuk bergaul bebas dengan sesamanya dalam lingkungan yang sudah diatur.

Sistem seperti ini sejalan dengan kebijakan negeri itu untuk mengedepankan rehabilitasi ketimbang penghukuman.

Namun, para pelaku kriminal yang sangat berbahaya tidak diizinkan berada di sistem penjara terbuka ini.

Namun, biasanya menjelang masa akhir hukuman terkadang seorang narapidana kelas berat bisa dipindahkan ke penjara terbuka.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.