Burger King ekspansi besar di Cina

Terbaru  16 Juni 2012 - 14:27 WIB

Dibandingkan dengan McDonald's, gerai Burger King masih sedikit di Cina.

Restoran cepat saji Burger King menyatakan akan membuka 1.000 restoran baru di Cina dalam lima hingga tujuh tahun mendatang.

Pengumuman ini disampaikan setelah restoran spesialis burger ini menandatangani kesepakatan bersama dengan keluarga Kurdoglu, yang sudah memegang hak waralaba Burger King terbesar di Cina.

Kesepakatan dalam bentuk kerjasama 'joint venture' itu juga melibatkan perusahaan ekuitas swasta Cartesian Capital.

Burger King saat ini memiliki 63 gerai di Cina. Masih sangat sedikit dibandingkan pesaingnya McDonalds's yang mempunyai 1.400 restoran di negara tirai bambu tersebut.

Sejumlah restoran cepat saji saat ini memang tengah mengincar pasar Cina terutama dari golongan menengah keatas yang semakin meningkat.

April tahun ini, Burger King yang bermarkas di Miami, AS, mengumumkan rencana untuk menjual saham di Bursa efek New York setelah pemiliknya, perusahaan swasta ekuitas 3G Capital, sepakat untuk menjual 29% saham perusahaan sebesar US$1,4 miliar ke perusahaan investasi kendaraan Inggris Justice Holdings.

3G Capital, yang membeli Burger King sebesar US$3,26 miliar pada bulan September 2010, mempertahankan 71% saham perusahaan.

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.