Ratusan orang hadiri halal bihalal keluarga terbesar di Malaysia

Terbaru  21 Agustus 2012 - 16:57 WIB
Keturunan Tok Nai Din

Keturunan Tok Nai Din dari generasi kelima sampai ke-13 berkumpul di Alor Setar.

Sekitar 800 keturunan pendiri Kampung Paya Pahlawan di Alor Setar, Malaysia, berkumpul dalam acara halal bihalal keluarga terbesar untuk merayakan Idul Fitri.

Ratusan sanak saudara ini berasal dari 100 keluarga, mulai dari generasi kelima sampai ke-13, keturunan Tok Nai Din, menurut harian New Straits Times.

Salah seorang kepala keluarga, Syeikh Alauddin Syeikh Abu Bakar yang mengorganisir halal bihalal, mengatakan mereka datang dari berbagai tempat di Malaysia, termasuk Sabah dan Sarawak.

Ia mengatakan gagasan untuk menyelenggarakan halal bihalal keluarga ini datang dari ayahnya Datuk Syeikh Abu Bakar tahun 1974 dan sejak itu acara diadakan setiap Idul Fitri.

"Saat itu, undangan dari mulut ke mulut namun sekarang berbeda, dan teknologi sangat membantu kami sehingga kami tetap bisa saling kontak. Jadi undangan dikirim melalui Facebook dan blog," katanya.

"Alhamdulilah, tanggapan yang kami terima sangat menggembirakan dan kami bahkan bisa kontak dengan 1.000 anggota keluarga dari Brasil dan Australia empat tahun lalu," tambahnya.

Tok Nai Din berasal dari Thailand

"Yang kami tahu ia berasal dari Thailand tahun 1792 dan makamnya ada di Paya Pahlawan."

Syeikh Alauddin Syeikh Abu Bakar

Pertemuan itu sendiri diselenggarakan di satu gedung, sekitar 20 kilometer dari Alor Setar, ibukota Kedah.

Syeikh Alauddin mengatakan yang mereka ketahui tentang Tok Nai Din adalah ia pernah terlibat dalam perang Thailand.

"Yang kami tahu ia berasal dari Thailand tahun 1792 dan makamnya ada di Paya Pahlawan. Ia mungkin terlibat dalam perang Siam tahun 1821," katanya kepada kantor berita AFP, mengacu pada Kerajaan Siam untuk menaklukkan Kedah.

Desa yang pertama kali didirikan itu kini sudah tidak ada lagi dan telah dijadikan peternakan.

Halal bihalal itu adalah yang ke-39 dan sanak keluarga yang hadir termasuk dari Inggris, Amerika Seriakt, Arab Saudi, dan Meksiko.

Biaya untuk makan minum acara keluarga ini menelan sekitar US$1.300 (Rp12,5 juta).

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.