Nokia akui iklan Lumia 920 menyesatkan

Terbaru  6 September 2012 - 21:14 WIB
Nokia

Bayangan juru kamera yang tertangkap di ujung iklan Nomia Lumia 920.

Nokia meminta maaf setelah ketahuan kalau iklan yang dikatakan direkam menggunakan kamera dari ponsel pintar terbaru mereka ternyata direkam menggunakan peralatan yang berbeda.

Situs teknologi Verge membongkarnya ketika mereka melihat di akhir iklan terlihat bayangan seorang juru kamera memegang kamera jenis SLR.

Beberapa pihak mengataka berita ini membuat peluncuran Lumia 920 menjadi kurang greget.

Para investor belum-belum sudah menunjukkan keraguan mengenai kemampuan unit Windows Phone 8 itu untuk membangkitkan kembali pabrik ponsel asal Finlandia ini.

Hari Rabu kemarin (05/09) harga saham Nokia turun 8%. Sehari kemudian penurunan masih terjadi hingga mencapai 6%.

Rekaman palsu

Iklan itu menunjukkan seorang pria merekam pacarnya saat mereka berdua sedang naik sepeda.

Rekaman yang dilakukan secara profesional dikesankan diambil dari ponsel pintar terbaru produksi Nokia.

Bahkan kemudian muncul layar terpisah yang menunjukkan perbedaan kalau alat stabilisator gambar (OIS) yang ada di kamera itu dihidupkan dan dimatikan.

Dengan OIS gambar dari Lumia 920 terlihat lebih cerah, jernih dan stabil.

''Tapi sayangnya palsu,'' tulis Verge di artikelnya.

Nokia langsung mengakui bahwa gambar diambil bukan menggunakan Nokia Lumia 920 dan meminta maaf.

''Kami seharusnya menjelaskan bahwa iklan itu hanya penggambaran dari kemampuan OIS. Bukan diambil menggunakan Lumia 920. Kami meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi,'' kata editor situs Nokia Heidi Lemmetyinen.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.