Warga Oregon, AS bersihkan sampah tsunami

Terbaru  9 Oktober 2012 - 18:58 WIB
Sampah tsunami di Oregon

Sampah dari tsunami yang terjadi tahun lalu di Jepang kini telah mendarat di pesisir barat Amerika Serikat dan penduduk di Oregon bersiap-siap menghadapi kiriman sampah lebih banyak selama beberapa minggu mendatang bersamaan dengan musim angin.

Sebanyak 25 orang relawan berkumpul di Teluk Yaquina, Oregon dan bersiap-siap memungut sampah yang berserakan di pantai.

Mereka datang dari berbagai kalangan termasuk mahasiswa, pensiunan, peselancar dan penduduk setempat yang bertekad menjaga kebersihan pantai, tetapi mereka menyadari bahwa kiriman sampah dari Jepang akan bertambah.

Seorang warga Oregon, Sandy Hayden, mengatakan dia merasa khawatir dengan jenis-jenis sampah yang tersapu ke pantai.

"Saya berjalan di pantai dan melihat berbagai sampah yang terbawa pada musim dingin jadi saya tidak tahu seperti apa musim dingin kali ini, tetapi saya hanya bisa berharap akan ada banyak orang yang menjadi relawan membersihkan sampah," katanya.

Tong besar

Hayden menambahkan para relawan sangat peka terhadap apa yang ditemukan.

"Ini mengingatkan orang akan apa yang terjadi, ini bukan sampah. Ini adalah barang-barang milik warga, mata pencaharian orang dan bagian dari rumah orang," tuturnya.

Wartawan BBC Anne-Marie Bullock melaporkan dari Oregon bahwa semula diperkirakan sampah tsunami akan sampai di wilayah pesisir barat Amerika Utara pada 2013 tetapi puing-puing stunami dari Jepang telah tiba di sana sejak April 2012.

Sampah tsunami dari Jepang ditemukan di Alaska, British Columbia, Washington dan Oregon. Kini sampah tsunami juga mulai tiba di California.

Terdapat 32 tong sampah besar yang ditempatkan di sepanjang pantai Oregon untuk menampung sampah-sampah tsunami.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.