Toyota akan tarik 7,4 juta mobil di seluruh dunia

Terbaru  10 Oktober 2012 - 16:21 WIB
Toyota

Toyota menarik sekitar 12 juta kendaraan pada 2009 karena masalah akselerasi.

Toyota secara sukarela menarik lebih dari tujuh juta kendaraan di seluruh dunia termasuk Yaris, Corolla, dan Camry karena kesalahan teknis tombol jendela.

Penarikan ini mencakup 1,39 juta unit di Eropa, 2,4 juta di Amerika Serikat dan 1,4 juta di Cina.

Penarikan ini adalah yang terbesar sejak Ford menarik delapan juta kendaraan pada tahun 1996.

Toyota mengatakan tidak ada laporan tentang kecelakaan, orang cedera atau meninggal akibat masalah tombol jendela itu.

Toyota menarik 459.000 kendaraan di Jepang, 650.000 di Australia dan Asia serta ratusan ribu di seluruh Timur Tengah.

Mobil-mobil Toyota yang ditarik termasuk untuk model Yaris, Vios, Corolla, Matrix, Auris, Camry, RAV4, Highlander, Tundra, Sequoia, xB and xD yang diproduksi antara 2005 dan 2010.

Minta maaf

Toyota akan mengontak pemilik kendaraan yang bersangkutan dalam beberapa minggu ke depan dan meminta mereka membawa mobil untuk diperiksa dan diperbaiki.

Reputasi Toyota rusak tahun 2009 karena penarikan kendaraan berjumlah 12 juta unit, denda dari pengawas otomotif Amerika yang berujung pada permintaan maaf dari pemimpin perusahaan.

Saat itu, mobil-mobil Toyota terganggu masalah akselerasi mendadak, termasuk masalah pada alas mobil yang mengganggu pedal gas.

Masalah itu menyebabkan sejumlah kecelakaan fatal.

Toyota juga menghadapi gangguan produksi menyusul gempa dan tsunami pada awal 2011 namun kembali bangkit menjadi perusahaan dengan penjualan mobil terbesar di dunia.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.