Britney Spears dituduh sebagai pecandu narkoba

Terbaru  20 Oktober 2012 - 12:25 WIB

Britney saat ini aktif menjadi juri ajang The X Factor versi Amerika Serikat.

Britney Spears dituduh sebagai pecandu narkoba oleh mantan manajernya Osama ''Sam'' Lufti.

Pernyataan itu disampaikan dalam persidangan Lufti yang menuntut Britney Spears karena dianggap melanggar kontrak.

Kuasa hukum Lufti, Joseph Schleimer, dalam pengadilan mengatakan Spears memanfaatkan kliennya sebagai ''kambing hitam'' untuk menutupi kebiasaannya menggunakan zat adiktif amphetamin.

Tuduhan mengacu pada tahun-tahun dimana Lufti menjadi manajer pelantun Baby One More Time tersebut, sebelum akhirnya dia mundur tahun 2008.

Lufti menuntut ibunda Britney Spears, Lynne Spears dalam kasus pencemaran nama baik dalam buku yang ditulis Lynne dengan judul Through the Storm: A Real Story of Fame and Family.

Lufti mengklaim buku tersebut berisi kebohongan tentang dirinya memberi narkoba dan mengisolasi bintang pop tersebut.

Dia juga menuntut Jamie Spears, sang ayah, karena memukul dirinya.

'Teman yang peduli'

Lufti saat ini tengah menuntut sejumlah keuntungan yang didapat Britney Spears dengan menyebut bahwa ada kesepakatan dirinya sebagai manajer untuk mendapatkan 15 persen dari keuntungan Britney.

Lufti menyebut bahwa dia berperan penting dalam album ''Blackout'' yang dirilis tahun 2007.

Dalam pernyataan pembuka di pengadilan, kuasa hukumnya Schleimer juga mengklaim bahwa Britney menggunakan narkoba di malam saat dia di bawa secara paksa ke psikiater.

Dia menggambarkan bahwa Lufti adalah seorang ''teman yang peduli'' yang mencoba untuk membantu bintang pop AS tersebut keluar dari kecanduan narkoba dan perilaku aneh lainnya termasuk menggunduli kepalanya pada tahun 2008.

Selama menjabat sebagai manajer, Lufti menggunakan anjing pelacak untuk mencari zat adiktif yang biasa digunakan Britney.

Ayah Britney kemudian mengambil alih manajemen Spears dan memerintahkan penangkapan atas Lufti.

Jamie dan Lynne Spears mengatakan bahwa Lufti memotong sambungan komunikasi dengan anak perempuan mereka, dengan menghentikan sambungan telepon, menyembunyikan telepon seluler dan menggunakan paparazzi sebagai ''antek-anteknya''.

Britney Spears menjadi penyanyi remaja tersukses pada akhir tahun 1990-an dan saat ini menjadi juri dalam kontes menyanyi the X Factor versi Amerika Serikat.

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.