Pemeriksaan penyebab kematian mumi

Terbaru  16 November 2012 - 22:49 WIB
Mumi

Mumi dari Gebelein ini ditemukan tahun 1896 dengan terbungkus kain linen.

British Museum melakukan pemeriksaan penyebab kematian mumi dari Gebelein, Mesir, yang disebutkan akibat tusukan senjata dari belakang.

Pemeriksaan mumi yang disebut Gebelein Man atau Pria dari Gebelein ini dilakukan dengan melakukan teknologi virtual yang berasal dari Swedia.

Dengan teknologi itu, pengunjung museum di London dapat menggunakan teknologi layar sentuh untuk memeriksa badan serta organ tubuh mumi.

Mumi ini ditemukan terkubur dengan posisi tubuh menekuk pada sekitar tahun 3500 SM di Mesir dan ditemukan tahun 1896.

Bukti baru menunjukkan ia ditusuk dari belakang dengan senjata, kata kurator museum Daniel Antoine.

"Ada luka di kulitnya yang bisa dilihat dalam 100 tahun terakhir. Namun dengan melihat bagian dalam tubuh, orang dapat melihat mumi ini juga luka di bagian dadanya," tutur Antoine.

"Semua ini menunjukkan, pria ini meninggal akibat kekerasan," tambahnya.

Dibungkus kain linen

Pria ini diperkirakan meninggal pada usia antara 18 sampai 21 tahun. Ia dibungkus dengan kain linen dan tikar di kuburan yang tidak dalam.

Kondisi panas dan pasir di seputar kuburan pria ini menyebabkan jenazahnya kering secara alami dan menjadi mumi.

Mumi ini ditemukan di Gebelein, sekitar 40 kilometer di selatan Thebes, Mesir pada 1896 dan diperoleh British Museum pada 1900.

Otopsi digital yang dilakukan terhadap mumi ini dibantu oleh Institut Interaktif Visualisasi yang bermarkas di Norrkoping, Swedia.

Para pengunjung dapat menyaksikan otopsi digital ini sampai tanggal 16 Desember.

Dengan teknologi ini, kerangka mumi dapat dilihat dengan jelas termasuk otak dan organ internal lain, yang masih tetap ada.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.