Jenazah ditemukan di perut buaya

Terbaru  17 November 2012 - 19:04 WIB
Buaya

Menurut polisi, sebelumnya tidak diketahui ada buaya di mata air setempat.

Polisi Australia menemukan jenazah di perut buaya sehari setelah seorang anak perempuan berusia tujuh tahun hilang di mata air terpencil.

Keberadaan jenazah diketahui setelah penjaga hutan menembak buaya di billabong, bahasa Aborigin yang berarti mata air, sekitar 340 kilometer dari Darwin.

Buaya sepanjang tiga meter itu akhirnya ditembak setelah warga dan pihak berwenang melakukan pencarian terhadap hilangnya seorang anak perempuan dan mereka tidak menemukan anak tersebut meskipun telah melakukan pencarian menyeluruh.

Wartawan BBC di Australia Duncan Kennedy mengatakan bocah itu dilaporkan dimakan buaya pada hari Jumat (16/11) ketika sedang berenang di mata air bersama keluarganya.

Dia terlihat diseret oleh buaya ke dalam air. Buaya juga menyerang seorang pria yang ada dalam rombongan anak itu.

Seorang juru bicara kepolisian setempat mengatakan meskipun penemuan jenazah masih perlu penyelidikan lebih lanjut, penemuan ini sangat memilukan bagi keluarga dan warga setempat.

Duncan Kennedy melaporkan sangat jarang manusia diserang atau dibunuh oleh buaya di Australia.

"Rata-rata sekitar tiga atau empat orang diserang buaya per tahun dengan satu korban tewas," jelasnya.

Dalam kasus terbaru, polisi mengatakan sebelumnya tidak diketahui ada buaya di lokasi kejadian dan warga setempat yakin mata air tersebut aman.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.