Anjing lumpuh pulih dengan sel dari hidung

Terbaru  19 November 2012 - 18:32 WIB
Anjing yang lumpuh

Jasper, anjing yang lumpuh, berjalan di atas treadmill setelah pencangkokan sel.

Para ilmuwan di Cambridge, Inggris, berhasil memulihkan anjing yang lumpuh dengan menyuntikkan sel yang tumbuh dari jaringan di hidung.

Anjing-anjing itu lumpuh karena mengalami cedera tulang belakang sehingga tidak dapat menggunakan kaki bagian belakang.

Tim Universitas Cambridge optimistis teknik ini suatu saat akan dapat digunakan untuk perawatan kelumpuhan pada manusia.

Penelitian ini merupakan uji coba pertama untuk melakukan pencangkokan pada binatang yang cedera dan bukan pada binatang percobaan di laboratorium.

Penelitian yang didanai Dewan Penelitian Medis ini diterbitkan dalam jurnal neurology, Brain.

Para ilmuwan mengambil jaringan di hidung anjing-anjing yang mengalami kelumpuhan.

Sel-sel itu dikembangkan selama beberapa minggu di laboratorium.

Jalan di treadmill

Sel yang telah dikembangkan ini dicangkokkan ke bagian tubuh yang cedera pada 23 anjing sementara 11 ekor lainnya melalui suntikan.

Banyak anjing yang menjalani teknik ini mampu berjalan di treadmill dengan bantuan tali setelah pencangkokan.

Profesor Robin Franklin, pakar biologi yang menulis penelitian ini mengatakan, "Temuan kami sangat menggembirakan karena menunjukkan untuk pertama kali bahwa pencangkokan sel jenis ini ke binatang yang mengalami cedera tulang belakang dapat sangat membantu."

"Kami yakin bahwa teknik ini dapat membantu pasien manusia yang mengalami cedera tulang belakang untuk paling tidak melakukan gerakan sedikit. Namun jalan masih panjang agar semua fungsi tubuh yang rusak dapat disembuhkan," kata Franklin.

Penelitian ini dilakukan berdasarkan kolaborasi antara fakultas kedokteran hewan Universitas Cambridge dan Pusat Regeneratif Kedokteran.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.