Gangnam Style 'belum akan mati' dalam waktu dekat

Terbaru  19 November 2012 - 22:31 WIB
Sekjen PBB dan Psy

Sekjen PBB Ban Ki-moon bersama penyanyi rap Korea Selatan, Psy.

Majalah TIME menyatakan dalam satu edisi bahwa demam tari Gangnam Style yang dipopulerkan penyanyi rap Korea Selatan, Psy, tidak akan berumur panjang.

Namun hampir selalu ada tokoh dunia yang tampil jenaka menarikan Gangnam Style setiap kali demam akan tari ini mereda.

Dalam catatan kantor berita AFP, Presiden Obama, PM Inggris David Cameron, dan Sekjen PBB Ban Ki-moon semuanya telah mencoba tari naik kuda ini.

Dari dunia hiburan, Madonna bahkan mengajak Psy menarikan Gangnam Style saat konser di New York, hari Minggu (18/11).

Bos Google, Eric Schmidt, mencoba Gangham Style, juga bersama Psy - yang bernama asli Park Jae-sang- saat meluncurkan produk Google di Seoul awal Oktober lalu.

Tidak ketinggalan, perupa Cina, Ai Weiwei, yang tengah dicekal pemerintah, mengunggah video dirinya menarikan tarian ini di YouTube.

Berbicara di Universitas Oxford

Gangnam Style

Gangnam Style telah ditonton ratusan juta kali di YouTube.

Belum lagi tari yang dilakukan publik dalam jumlah besar, biasa disebut flash mob, di berbagai kota utama, seperti Paris dan Roma.

Sukses ini membuat pemerhati musik bertanya-tanya bagaimana Gangnam Style bisa menarik perhatian para tokoh dunia, hingga membuat sekjen PBB mengatakan bahwa Gangnam Style bisa menjadi kekuatan untuk membantu mewujudkan perdamaian dunia.

Dalam satu wawancara radio Presiden Obama mengaku telah hapal gerakan Gangnam Style meski orang nomor satu di AS ini menyatakan bahwa Gangnam Style jelas tidak akan menjadi salah satu tarian di jamuan pelantikan presiden AS.

"Mungkin saya hanya akan melakukannya di depan Michelle (istri Presiden Obama)," kata Obama.

Gangnam Style telah membuat nama Psy mendunia dan beberapa waktu lalu ia diundang untuk berbicara di forum milik Universitas Oxford, Oxford Union Club.

Psy, untuk urusan berbicara di Oxford, telah menyamai capaian mantan Presiden AS Ronald Reagan dan pemimpin Tibet di pengasingan, Dalai Lama.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.