Macet sangat parah sejauh '200km' di Rusia

Terbaru  3 Desember 2012 - 12:01 WIB
Macet di Rusia

Aparat mengklaim melayani korban kemacetan dengan dapur lapangan untuk para sopir.

Hujan salju hebat mengakibatkan kemacetan parah di salah satu jalur jalan bebas hambatan di Rusia, memerangkap ribuan kendaraan di dalamnya.

Sejumlah media melaporkan kemacetan itu mengular di wilayah Tver, di barat laut Rusia, hingga sepanjang 200km meski klaim itu dibantah pejabat setempat yang mengatakan kemacetan sebenarnya hanya sepanjang 20km.

Begitu parahnya kemacetan ini sehingga aparat setempat kemudian membuka dapur lapangan untuk melayani para pengemudi kendaraan yang terlantar di jalanan. Dapur itu dioperasikan di jalur tol M-10. Tetapi sejumlah sopir yang ditanyai media lokal mengeluhkan, makanan tak pernah mereka terima di tengah rimba kemacetan ini.

Hingga Minggu (2/12) tengah malam, atau pagi WIB, kemacetan sudah berjalan tiga hari dan berangsur mereda sehingga antrian kendaraan mulai berkurang.

Kemacetan parah mulai terjadi Jumat (30/12) setelah hujan salju lebat diikuti turunnya guyuran es.

"Kalau para sopir sudah bahu-membahu saling bantu tapi ya cuma itu: aparatnya yang bermasalah," protes sopir truk Sergei kepada siaran TV Rossiya 24.

"Tidak ada mobil tanki BBM, tidak ada air, apa pun tidak ada, kami terperangkap di sini," tambahnya kesal.

Seorang pengendara lainnya dikutip media lokal mengatakan sepanjang hari Minggu dirinya hanya dapat beringsut sejauh dua kilometer di tengah udara dingin yang menusuk tulang.

Pejabat jalan dan transportasi Rusia mengatakan Minggu tengah malam hambatan yang menghalangi laju kendaraan berhasil disingkirkan sehingga ribuan kendaraan di jalur M-10 kini dapat dikendarai dengan kecepatan 90km/jam.

Masalah kemacetan menjadi salah satu persoalan pelik di Rusia, setelah kran impor mobil dibuka lebar pemerintah. Dalam setahun jumlah kendaraan diperkirakan naik 10% dari tahun sebelumnya seiring dengan membaiknya tingkat kesejahteraan warga negara itu.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.