Universitas Inggris luncurkan kuliah online

  • 14 Desember 2012
Kuliah online
Image caption Mata kuliah online dapat diakses melalui komputer tablet dan telpon seluler.

Sejumlah universitas di Inggris meluncurkan proyek online yang memungkinkan kuliah dilakukan melalui komputer, tablet atau telpon pintar.

Kuliah melalui internet itu akan dimulai tahun depan dan melibatkan sejumlah perguruan tinggi termasuk Universitas Terbuka, Bristol, King's College London, Lancaster, Birmingham dan St Andrews.

Pengajaran melalui online ini merupakan "revolusi terhadap cara convensional dalam model pendidikan resmi," kata Menteri urusan universitas, David Willetts.

Proyek ini merupakan langkah terbesar yang dilakukan Inggris untuk terlibat dalam kuliah melalui internet.

Sejumlah universitas yang terlibat akan memutuskan bagaimana pelaksanaan ujian dan penilaian terhadap mahasiswa yang terlibat.

Mata pelajaran akan dirancang secara khusus sehingga juga dapat diakses melalui tablet seperti iPad dan telpon seluler.

Penurunan jumlah mahasiswa

Wakil rektor Universitas Southampton, Don Nutbeam, mengatakan bahwa melalui proyek ini maka nama universitas akan terangkat secara global.

Perusahaan baru yang disebut FutureLearn dibentuk untuk mengorganisir kuliah online ini.

Peluncuran proyek dilakukan sehari setelah universitas-universitas di Inggris mengakui penurunan 54.000 mahasiswa yang mulai kuliah tahun ini, tahun pertama penerapan peningkatan biaya kuliah sekitar 300% menjadi £9.000 setahun.

Kuliah melalui internet meningkat tinggi di Amerika Serikat dengan mata kuliah yang disebut Massive Open Online Courses atau MOOC.

Proyek online bersama yang ditawarkan oleh universitas besar Amerika, termasuk Harvard, Stanford dan MIT, menarik minat jutaan mahasiswa.

Proyek semacam ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak mahasiwa dengan biaya kuliah yang jauh lebih murah.