Hamas larang wartawan bekerja bagi media Israel

Gaza
Image caption Media Israel beroperasi di Gaza dengan menggandeng wartawan lokal.

Pemerintah Hamas di Jalur Gaza melarang wartawan lokal bekerja untuk media Israel.

Berbagai laporan menyebutkan keputusan ini diambil dalam rapat kabinet mingguan, yang menyebut media Israel mengambil sikap bermusuhan terhadap Palestina.

Pernyataan tertulis yang dikeluarkan Hamas memerinci media dan stasiun televisi Israel yang beroperasi di Gaza dengan menggandeng rumah produksi lokal.

Bagi Hamas, yang berkuasa di Jalur Gaza sejak 2006, ini untuk pertama kalinya mereka mengeluarkan larangan semacam ini.

Keputusan ini diambil setelah konflik delapan hari November lalu yang menewaskan 177 warga Gaza dan enam warga Israel.

Organisasi Human Rights Watch belum lama ini mengecam Israel karena menyerang wartawan dan fasilitas media di Gaza yang menewaskan dua juru kamera Palestina dan melukai 10 awak media lainnya.

HRW juga mengatakan militan Palestina di Gaza melanggar undang-undang perang karena meluncurkan ratusan roket ke wilayah sipil Israel selama perang bulan lalu.

Israel mengatakan mereka melancarkan serangan karena fasilitas media ini dipakai oleh kelompok-kelompok militan.

Hamas juga mengatakan larangan ini dikeluarkan karena Israel terus merebut tanah Palestina untuk membangun sejumlah permukiman Yahudi.

Hamas mendesak masyarakat internasional menekan Israel agar rencana membangun permukiman Yahudi di wilayah pendudukan dibatalkan karena tindakan Israel ini termasuk kejahatan perang.

Berita terkait