Obama optimis hindari 'jurang fiskal'

Obama
Image caption Obama menyatakan jika tak ada kesepakatan akan dilakukan pemungtan suara hindari kenaikan pajak

Presiden AS Barack Obama mengatakan dia optimis kesepakatan untuk menghindari "jurang fiskal" dapat terjadi, setelah petemuan di Gedung Putih.

Obama mengatakan pemimpin Senat telah bekerja dengan keahliannya terhadap RUU yang akan mendapatkan persetujuan di kedua majelis di Kongres.

Tetapi jika kompromi tidak tercapai, presiden mengatakan dia akan meminta adanya pemungutan suara secepatnya untuk mencegah kenaikan pajak.

Kongres hanya memiliki waktu empat hari untuk mencapai kesepakatan sebelum kebijakan kenaikan pajak dan pengurangan anggaran berlaku.

Januari 2013 kebijakan bebas pajak yang diterapkan dalam pemerintah George W Bush pada 2003 akan berakhir secara otomatis, kemudian warga AS akan mengalami kenaikan pajak tinggi.

Analis mengatakan jika tidak ada kebijakan untuk menghindari resesi baru yang populer disebut 'jurang fiskal' dan berpengaruh terhadap pemulihan ekonomi global.

Jika pemimpin maypritas Senat Harry Reid dan pemimpin minoritas Mitch McConnell tidak dapat mencapai kesepakatan, Obama mencoba untuk melakukan pemungutan suara untuk mencegah kenaikan pajak bagi warga yang berpenghasilan lebih dari US$250,000 atau Rp. 2,4 milliar dan memastikan asuransi bagi pengangguran berlanjut.

Dia menggambarkan bahwa Kongres harus menghasilkan sesuatu sebelum 1 Januari.

"Waktu untuk melakukan aksi secepatnya disini, dan sekarang," kata Obama.

Kesepakatan yang tak sempurna

Jumat (28/12) pagi, Obama bertemu dengan Reid, McConnell, Ketua DPR John Boehner dan pemimpin minoritas DPR Nancy Pelosi di Gedung Putih sekitar satu jam.

McConnell dan Reid mengatakan mereka berbicara sejenak setelah pertemuan.

McConnell mengatakan dia merasa "penuh harapan dan optimistis" bahwa dia dapat mencapai kompromi di kaukusnya pada Senin, sekitar 24 jam sebelum batas waktu.

Mitranya dari Demokrat mengatakan dia akan "melakukan segalanya yang dia bisa" agar kesepakatan dapat tercapai.

Tetapi Reid mengatakan "apapun yang akan kami hasilkan bukan merupakan yang sempurna".

Berita terkait