Orang tua disarankan memantau internet anak

  • 24 Januari 2013
Anak di internet
Image caption Salah satu bahaya internet adalah ketika orang dewasa merasa tidak ada yang salah.

Penasehat pemerintah Inggris untuk urusan anak menyarankan agar orang tua memantau kegiatan anak mereka di internet.

Claire Perry mengatakan salah satu bahaya internet adalah ketika orang dewasa merasa tidak ada yang salah.

Anggota parlemen itu menolak jika pemantauan disamakan dengan mematai-matai dan megatakan berkomunikasi dengan putrinya secara teratur.

"Saya tidak menyarankan jika teleponnya tertinggal di meja dapur dan saya memeriksanya. Itu sama saja dengan membaca catatan harian seseorang."

"Dengan putri berusia 13 tahun, saya ingin berbicara tentang pesan-pesannya dan mengatakan, 'Kalau ada yang kau tidak terlalu yakin, biarkan saya membacanya," tutur Perry dalam wawancara dengan program Newsbeat di Radio BBC 1, untuk kaum remaja.

Perry ditunjuk sebagai penasehat pemerintah Inggris dalam menangani seksualisasi dan komersialisasi anak pada Desember 20012.

Salah satu saran dalam usulannya adalah membuat peringkat peringkat untuk video musik yang provokatif secara seksual, pembatasan akses untuk majalah 'pria', dan pelajaran keamanan internert di sekolah-sekolah

Dikritik remaja

Dia juga mendesak agar orang tua mempertanyakan apakah memang anak-anak harus selalu menjaga obrolan internet, pesan telepon, Twitter, dan Facebook sebagai pembicaraan pribadi.

"Ini wilayah yang tidak menyenangkan orang untuk dibahas bersama," tegasnya.

"Saya berkampanye untuk akses internet yang lebih akrab keluarga, sehingga bahan-bahan yang tidak pantas -apakah itu porno atau situs proanoreksia maupun bunuh diri- disaring di rumah."

Menurutnya orang tua yang membayar kontrak telepon genggam sehingga harus ikut bertanggung jawab.

Bagaimanapun pendapatnya diktirik oleh beberapa remaja.

"Apakah mereka membiarkan kita membaca pesan meraka? Jika mereka ingin kita bertindak seperti orang dewasa, mereka juga harus memperlakukan kita sebagai orang dewasa," seperti ditulis oleh Liam di pesan Twitter.

"Bagaimana Anda mengharapkan anak-anak menghormati privasi ketika mereka melihat orang dewasa memata-matai," seperti tertulis dalam pesan Twitter Jodie.

Berita terkait