Dugaan korupsi dalam restorasi kota kuno Pompeii

  • 6 Februari 2013
pompeii
Image caption Situs Pompeii menjadi daya tarik wisata populer di Italia

Mantan pemimpin restorasi kota kuno Pompeii dikenakan tahanan rumah dalam tuduhan korupsi, kata polisi Italia.

Lima orang lainnya, termasuk mantan komisioner khusus yang ditunjuk untuk mengatasi kerusakan di situs bersejarah itu juga diselidiki.

Pada 2008, negara itu menyatakan situs itu berada dalam status darurat. Pompeii dan penduduknya tertimbun materi letusan gunung Vesuvius pada 79 Sebelum Masehi.

Annamaria Caccavao menyangkal semua tuduhan korupsi dan pemalsuan yang dikenakan pada perusahaannya.

Caccavao adalah pemilik perusahaan Caccavao dan berbasis di Salermo yang melakukan berbagai proyek di wilayah Pompeii dengan biaya delapan juta euro (Rp105 miliar).

Berlebihan

Perusahaannya telah dilarang menerima kontrak publik dan aset perusahaan senilai 810.000 euro disita.

Penyidik polisi juga mengatakan mantan komisioner khusus yang dinominasikan untuk mengawasi proyek restorasi itu, Marcello Fiori dan direktur restorasi, Luigi D'Amora, memberikan banyak kontrak pada Caccavao dengan nilai kontrak yang sangat besar.

Mereka juga dituduh melanggar peraturan situasi darurat negara karena menggunakan uang negara secara berlebihan untuk proyek-proyek restorasi dan aneka pekerjaan tidak penting di situs bersejarah yang dikunjungi 2,5 juta wisatawan setiap tahun.

Berita terkait