Venezuela rilis foto terbaru Hugo Chavez

Image caption Chavez terakhir kali muncul di publik akhir tahun lalu sebelum kembali di operasi di Kuba.

Pemerintah Venezuela untuk pertama kalinya merilis foto pemimpin mereka Hugo Chavez sejak dia menjalani operasi kanker.

Dalam foto itu, pria berusia 58 tahun tersebut terlihat tersenyum saat terbaring di ranjang sambil membaca koran, didampingi dua anak perempuannya.

Chavez tidak terlihat lagi di publik sejak dia menjalani operasi kanker di Havana, Kuba pada tanggal 11 Desember tahun lalu.

Itu merupakan operasinya yang ke empat dalam periode 18 bulan sejak divonis kanker pertengahan 2011.

Chavez di dalam foto terlihat melihat koran milik Partai Komunis Kuba, Granma. Foto ini disiarkan dalam siaran televisi oleh menantunya, Menteri Sains Jorge Arreaza.

Pemerintah mengatakan foto itu diambil pada Kamis malam.

Menteri Penerangan Ernesto Villegas mengatakan bahwa pemimpin Venezuela itu bernafas dengan alat bantu pernafasan sehingga sulit baginya untuk berbicara.

Tetapi, disebutkan bahwa dia tetap menulis sejumlah arahan dan perintah.

Spekulasi

Sejak akhir tahun kemarin lalu spekulasi mengemuka di Venezuela terkait kondisi Chavez, dengan sejumlah mahasiswa menggelar aksi di depan kedutaan Kuba di Caracas, menuntut penjelasan kesehatan Chavez.

Lawan politiknya juga mendesak pemilihan umum ulang mengingat kondisi kesehatan Chavez yang dianggap sudah tidak mampu memimpin negara lagi.

Chavez memimpin Venezuela selama 14 tahun dan kembali terpilih untuk periode enam tahun jabatan lagi pada pemilu Oktober silam.

Beberapa saat sebelum dia kembali menjalani perawatan di Havana, Chavez menyarankan pendukungnya untuk mempertimbangkan Wakil Presiden, Nicolas Maduro, sebagai penggantinya.

Maduro sendiri sering berkunjung ke Havana untuk melihat kondisi Chavez.

Hugo Chavez dilaporkan menjalani operasi pengangkatan tumor dari panggulnya, dan juga melakukan serangkaian perawatan kemoterapi dan radiasi.

Meski hanya sedikit informasi tentang perawatan presiden, Wapres Maduro mengatakan bahwa perawatan berlangsung ''sulit dan sangat rumit''.

Berita terkait