Dreamliner: ANA Jepang batalkan penerbangan Boeing 787

  • 25 Februari 2013
ANA Boeing
Image caption Penumpang naik pesawat Boeing Dreamliner yang dioperasikan oleh ANA untuk pertama kalinya pada 26 Oktober 2011

Maskapai All Nippon Airways (ANA) Jepang mengatakan akan membatalkan semua penerbangan Boeing 787 hingga setidaknya akhir Mei dalam pukulan kesekian bagi Boeing.

Regulator internasional melarang terbang semua 787 Dreamliner pada bulan Januari agar pemeriksaan keamanan dapat dilakukan pada baterai ion lithium pesawat.

ANA membatalkan lebih dari 1.700 penerbangan pada April dan Mei, periode liburan yang disebut dengan Pekan Emas Jepang.

Hingga saat ini penerbangan ANA Dreamliner yang dibatalkan mencapai 3.600.

ANA adalah pelanggan terbesar Dreamliner, dengan 17 dari total 50 pesawat yang dioperasikan di seluruh dunia.

Merujuk pada periode pembatalan berkepanjangan, juru bicara ANA mengatakan, "Sayangnya, pembatalan itu meliputi Pekan Emas, tapi kami telah memutuskan untuk menginformasikan pada para pelanggan jauh jauh hari karena prospek sebaliknya masih belum terlihat."

Seluruh maskapai Dreamliner Boeing dilarang terbang setelah baterai di pesawat Japan Airlines 787 terbakar, dan gagal fungsi memaksa penerbangan ANA mendarat darurat.

Tetapi penyelidikan atas baterai sejauh ini belum menghasilkan kesimpulan.

Pada hari Jumat, Boeing memberikan regulator penerbangan AS, Federal Aviation Administration (FAA), rencana untuk memperbaiki masalah pada baterai yang termasuk rancang ulang signifikan kemasan baterai dengan insulasi keramik baru di sekeliling delapan sel baterai.

Perbaikan ini akan memberikan Dreamliner peluang untuk terbang hingga pertengahan April.

FAA mengatakan mereka masih membahas rencana itu, "Keamanan penumpang yang terbang adalah prioritas utama kami dan kami tidak akan mengizinkan 787 melakukan penerbangan komersial hingga kami yakin bahwa ada solusi untuk mengatasi risiko gagal baterai."

Berita terkait