Sumber meteor yang jatuh di Rusia bisa dilacak

Meteor di Rusia
Image caption Meteor menimbulkan ledakan besar saat jatuh ke kawasan pegunungan Ural, Rusia.

Para astronom berhasil melacak sumber meteor yang menghantam Rusia beberapa waktu lalu dan melukai sekitar 500 orang.

Dengan menggunakan rekaman video amatir, mereka bisa menelusuri lintasan meteor dan merekonstruksi orbitnya yang berpusat di matahari.

Meteor yang jatuh di kawasan pegunungan Ural pada 15 Februari 2013 itu menyebabkan ledakan besar yang merusak kaca jendela dan menyebabkan 500 lebih orang cedera. Sebagian besar terluka karena pecahan kaca.

Kini tim astronom berhasil menemukan sumber meteor itu dan hasil temuan mereka diterbitkan di situs internet Arvix, seperti dlaporkan wartawan Sains BBC, Paul Rincon.

Rekaman video yang digunakan antara lain berasal dari telepon genggam, kamera pengawas CCTV, maupun kamera yang ditaruh di mobil yang dipajang di internet.

Kelompok Apollo

Jorge Zuluaga dan Ignacio Ferrin dari Universitas Antioquia di Medellin, Spanyol, menggunakan trigonometri untuk menghitung tinggi, kecepatan, dan posisi meteor saat jatuh ke bumi.

Image caption Ledakan meteor menyebabkan banyak kaca jendela pecah dan melukai sekitar 500 orang.

Mereka kemudian menggunakan enam properti yang berbeda dari lintasan meteor saat memasuki bumi.

Sebagian besar dari enam ciri yang berbeda itu berkaitan dengan satu titik tempat meteor menjadi amat terang sehingga bisa dikenali dalam rekaman video amatir.

Data yang ditemukan dimasukkan ke dalam perangkat lunak komputer untuk astronomi yang dikembangkan oleh Pusat Pengawasan Laut Amerika Serikat.

Hasilnya memperlihatkan meteor masuk ke dalam kelompok bebatuan ruang angkasa yang dikenal dengan nama Apollo, yang melintas orbit bumi.

Dari sekitar 9.700 asteroid dekat bumi yang ditemukan sejauh ini, sebanyak 5.200 berasal dari Apollo.

Asteroid dibagi dalam kelompok yang berbeda -seperti Apollo, Aten, atau Amor- berdasarkan jenis orbitnya.

Berita terkait