Facebook hapus 'page' kasus Sandyhook

  • 27 Februari 2013
Facebook
Image caption Para politisi menyebutkan sejumlah halaman Facebook untuk korban Sandyhook disalahgunakan.

Facebook menghilangkan sejumlah halaman yang didedikasikan untuk peristiwa penembakan di sekolah dasar Sandy Hook, karena banyaknya pengaduan.

Puluhan "penghargaan" dimasukan ke situs jejaring sosial ini menyusul kasus penembakan di Newtown, Connecticut, pada Desember lalu, yang menewaskan 20 anak-anak dan enam orang dewasa.

Salah satu keluarga korban menyampaikan keprihatinan bahwa sejumlah 'halaman' digunakan menyebarkan teori konspirasi.

Greenwich Time melaporkan bahwa ibu dari Victoria Soto - guru yang tewas dalam penembakan - mengatakan sebelumnya dia telah gagal meyakinkan Facebook untuk menghilangkan halaman yang memuat peristiwa tersebut.

Dia mengatakan bahwa putrinya kemungkinan akan membenci sejumlah halaman yang dibuat dengan menggunakan namanya.

"Saya paham sejumlah orang memiliki maksud yang baik (dan) sejumlah orang mengatakan dia merupakan tokoh publik, tetapi, bagi saya, dia adalah putri saya yang berada dalam posisi yang mengerikan (dan) dia tidak pernah ingin menjadi seorang yang terkenal dan dia tidak ingin orang menggunakan namanya untuk membuat halaman,"kata Donna soto.

Donna Soto mengelola halaman Facebook pribadi yang didedikasikan untuk putrinya.

Politisi juga menyampaikan keluhan serupa atas sejumlah poster yang muncul di halaman Facebook.

Senator Richard Blumenthal, Senator Chris Murphy dan anggota Kongres Elizabeth Esty mengirimkan surat kepada kepala eksekutif Facebook Mark Zuckerberg pada akhir pekan lalu, untuk melakukan tindakan setelah kasus tersebut diangkat oleh sebuah harian.

Dalam surat yang dibuat oleh para politisi, mereka menyebutkan sekitar 100 halaman untuk menghormati para korban telah dibuat atas nama Victoria Soto.

"Banyak yang dibuat oleh seseorang yang mencintai nama para korban," kata mereka.

"Sayang sekali, banyak halaman yang digunakan untuk kekerasan, intimidasi dan juga penipuan keuangan.

Facebook mengatakan telah 'membersihkan' halaman tersebut berkaitan dengan pengaduan terkait dengan peristiwa penembakan tersebut.

Berita terkait