Larangan minuman ringan super besar dibatalkan

  • 12 Maret 2013
Minuman ringan
Image caption Pembatasan ditujukan untuk mengurangi angka obesitas di New York.

Pengadilan di New York memblokir larangan penjualan minuman ringan dalam kemasan besar di restoran-restoran Kota New York, sehari sebelum larangan berlaku.

Hakim Milton Tingling mengatakan pembatasan soda dan minuman ringan lain maksimal 0,5 liter sifatnya sewenang-wenang yang hanya berlaku bagi sebagian minuman ringan dan bagi tempat-tempat yang menjual minuman itu.

"Celah dalam peraturan ini secara efektif mengalahkan tujuan peraturan," kata hakim.

Semula peraturan yang diteken Wali Kota New York Michael Bloomberg mulai berlaku Selasa, 12 Maret ini.

Berdasarkan peraturan itu, minuman ringan di atas 473 ml dilarang dijual tempat-tempat yang menyediakan makanan, termasuk bioskop, restoran dan stadion olahraga. Tetapi larangan tidak berlaku bagi toko dan supermarket.

Menurut Wali Kota Michael Bloomberg, larangan itu diperlukan sebagai upaya untuk mengurangi obesitas. Ia menggunakan data penelitian yang menyebutkan bahwa 58% orang dewasa di New York tergolong gemuk atau sangat gemuk.

Mengganti menu

Bloomberg menyatakan akan mengajukan banding atas putusan pengadilan.

Putusan pengadilan New York ini disambut positif oleh kalangan industri minuman dan restoran yang sebelumnya mengecam peraturan ini.

"Putusan pengadilan membuat lega warga New York dan ribuan usaha kecil di Kota New York yang terancam terganggu akibat larangan sewenang-wenang dan tidak populer ini," kata Asosiasi Minuman Amerika.

Sebagian restoran dan tempat minum telah mengganti menu atau ukuran gelas untuk mengantisipasi pemberlakuan pembatasan penjualan minuman ringan dan minuman mengandung gula.

Bila melanggar, restoran dan tempat makan terancam denda US$200 yang semula direncanakan akan dikenakan mulai Juni 2013.

Berita terkait