Talangan Siprus: Eurogroup capai kesepakatan

  • 25 Maret 2013
lagarde
Image caption Direktur IMF Christine Lagarde: "Kami percaya bahwa ini akan membentuk solusi jangka panjang yang baik"

Menteri-menteri keuangan zona euro menyetujui kesepakatan untuk memberikan talangan sebesar 10 miliar euro pada Siprus demi mencegah sistem perbankan negara itu ambruk dan menjaga eksistensi Siprus di zona euro.

Laiki Bank, bank kedua terbesar negara itu, akan ditutup dan pemilik deposito diatas jumlah 100.000 euro akan menghadapi kerugian besar.

Namun, semua deposito dibawah 100.000 euro akan "dijamin penuh."

Bank Sentral Eropa menetapkan tenggat waktu hari Senin untuk tercapainya kesepakatan.

Laiki akan dibagi menjadi bank-bank 'baik' dan 'buruk', dengan aset-aset solid dialihkan ke Bank Siprus.

Presiden grup Euro dari menteri-menteri keuangan zona euro, Jeroen Dijsselbloem, mengatakan dalam konferensi pers di Brussels bahwa kesepakatan itu "mengakhiri ketidakjelasan" mengenai perekonomian Siprus.

Ia menambahkan ia merasa "yakin" bahwa perjanjian baru lebih baik untuk rakyat Siprus dibandingkan dengan langkah luas yang ditolak oleh parlemen Siprus minggu lalu, karena fokus pada dua masalah bank dan bukan pada sektor keseluruhan.

Kesepakatan itu adalah kabar baik bagi pemegang akun kecil di Siprus, seperti dilaporkan wartawan BBC Christian Fraser di Paris.

Semua deposit dibawah 100.000 euro akan aman. Tetapi nasabah dengan jumlah di atas itu di bank Laiki dan Bank Siprus akan mengalami hal yang pahit.

Persentase pengembalian deposito besar di Bank Siprus akan dirampungkan dalam beberapa minggu ke depan, kata Dijsselbloem.

Satu elemen kunci dari pajak deposito, yang dituntut oleh IMF, adalah hal itu tidak memerlukan suara parlemen.

Komisioner untuk Urusan Ekonomi Uni Eropa Olli Rehn mengatakan bahwa 'dalamnya krisis keuangan di Siprus berarti dalam waktu dekat negara itu dan rakyatnya akan kesusahan."

Berita terkait