Twitter luncurkan aplikasi #Music

  • 19 April 2013
Twitter music
Image caption Aplikasi musik Twitter sejauh ini baru tersedia untuk iPhone.

Twitter sudah meluncurkan aplikasi layanan musik yang akan menyarankan lagu-lagu berdasarkan kawan-kawan yang diikuti dalam situs jaringan sosial itu.

Lagu-lagu bisa didengar secara langsung lewat aplikasi dengan menggunakan layanan Rdia, Spotify, dan iTunes.

Aplikasi juga akan memajang lagu yang sedang didengarkan orang oleh kawan-kawan pengguna serta saran dari pemusiknya.

Diberi nama #Music, aplikasi ini akan segera bisa diunduh untuk iPhone namun hingga saat ini belum tersedia sistem Android maupun Windows walau akan ada versi internetnya.

Pada tahap awal #Music tersedia untuk Inggris, Irlandia, Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.

Rencana tentang layanan musik Twitter ini sudah menyebar sejak pekan lalu setelah Twitter membeli situs musik We Are Hunted.

Hubungan dengan penggemar

Dalam pesan di blognya, Stephen Phillips -pimpinan teknik dan kreatif We Are Hunted- menjelaskan aplikasi musik Twitter akan menggunakan kegiatan pengguna, baik itu pesan dan perkawanannya- untuk mendeteksi lagu yang paling populer dan pemusik yang sedang naik daun.

"Aplikasi juga akan membawa agar kegiatan pemusik yang berkaitan dengan musiknya ditempatkan di depan dan menjadi pusat: pergi ke profil mereka untuk melihat siapa yang mereka ikuti dan mendengarkan lagu-lagu dari pemusik bersangkutan."

Phillips menambahkan setengah dari pengguna Twitter sedikitnya mengikuti seorang pemusik.

"Itulah sebabnya pemusik menggunakan Twitter untuk berhubungan dengan penggemar dan kenapa kami ingin menemukan jalan untuk mengungkapkan lagu-lagu yang dikicaukan orang."

Banyak perusahaan yang selama ini mencoba untuk terjun ke sistem rekomendasi sosial untuk musik.

Tahun lalu, layanan musik digital Spotify mengumumkan akan mengembangkan sistem sendiri namun masih belum diluncurkan ke para pelanggannya di telepon genggam.

Apple juga pernah meluncurkan Ping -yang dikembangkan di dalam iTunes- untuk mempromosikan musik-musik yang diperkirakan akan disukai penggunanya.

Namun sistem itu tidak mendapat perhatian yang meluas dan sudah dihentikan September tahun lalu.

Berita terkait