Mengapa kuburan harus dikonservasi?

Image caption Seorang ibu dan bayinya di sebuah komplek kuburan di Wales.

Komplek kuburan harus dilihat sebagai "sumber daya dan bukanlah beban" bagi kehidupan, begitulah semboyan sejumlah badan amal di Wales, Inggris, di balik upaya konservasi taman pemakaman.

Badan amal bernama Caring for God's Acre telah memilih empat situs komplek kuburan di Wales untuk dijadikan contoh bagaimana merawat komplek kuburan sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Berbagai pihak dilibatkan dalam konferensi di National Botanic Garden of Wales di Carmarthenshire, yang bakal digelar dalam waktu dekat, untuk membicarakan upaya konservasi kuburan.

Di dalam pertemuan yang bakal dihadiri perwakilan 120 organisasi itu, peserta akan diberi pemahaman tentang cara melakukan konservasi yang meliputi perawatan batu nisan, pepohonan, tanaman serta satwa yang ada di komplek pekuburan itu.

Mereka juga akan belajar lebih banyak tentang silsilah keluarga yang dikubur di taman pemakaman itu, bagaimana mencari dana, serta merekrut relawan.

Siswa sekolah

Sejumlah pihak yang tertarik untuk mendaftar dalam konferensi itu meliputi pihak gereja, para arkeolog, para pihak yang peduli terhadap satwa liar, kelompok peduli terhadap bangunan kuno bersejarah, serta kalangan pengelola biro wisata.

Pihak panitia konferensi, Andrea Gilpin mengatakan, peserta acara ini diharapkan nantinya mampu menarik perhatian masyarakat untuk terlibat dalam upaya konservasi komplek kuburan, serta dapat memanfaatkan keberadaannya.

"Misalnya, para siswa sekolah setempat dapat menggunakan komplek kuburan untuk belajar di alam terbuka, atau masyarakat dapat melakukan semacam penelitian di tempat itu. Jadi, dengan kata lain, masyarakat tidak melihat kuburan sebagai beban, namun sebagai sumber daya yang bermanfaat."

Konferensi tentang bagaimana melakukan konservasi komplek kuburan ini didukung lembaga Heritage Lottery Fund.

Sejauh ini telah dipetakan ada sekitar 20.000 komplek kuburan di wilayah Inggris dan Wales yang akan dikonservasi.

Berita terkait