Aerosmith batalkan konser di Jakarta

  • 5 Mei 2013
Surat Aerosmith
Image caption Surat manajemen Aerosmith tidak spesifik menjelaskan alasan pembatalan.

Grup Musik Rock Aerosmith membatalkan rencana konser mereka di Jakarta yang akan berlangsung pada hari Sabtu pekan depan (11/05).

Promotor band ini mengatakan pembatalan terkait dengan persoalan keamanan di Indonesia meski tak dirinci apa persisnya persoalan kemanan yang mereka khawatirkan.

"Kami sangat terkejut dan frustasi, tetapi ini sudah diputuskan oleh Mitch Schneider Organization (manajemen Aerosmith)," kata Sarah Deshita dari Ismaya Live, satu dari tiga promotor yang mendatangkan grup band raksasa asal AS itu.

Sebelumnya dua hari lalu pasukan anti teror Kepolisian Indonesia, Densus 88 membongkar kelompok teroris yang berencana untuk melakukan aksi serangan bom ke Kedutaan Myanmar di Jakarta.

Namun masih belum ada kepastian apakah pembatalan ini memang terkait dengan ancaman serangan bom yang terkahir diungkap polisi.

Di dalam situs resmi promotor acara ini, Ismaya Live, Aerosmith menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan konsernya.

"Sayang sekali kami harus membatalkan pertunjukan kami di Jakarta. Kami ingin meminta maaf kepada seluruh penggemar yang telah berharap untuk bisa bertemu kami dan kami berharap suatu hari nanti kita bisa mewujudkannya," demikian bunyi pernyataan Manajamen Aerosmith.

Tak ada protes

Kubu Aerosmith sebenarnya sudah menyampaikan pembatalan pada promotor sejak Jumat (3/5).

"Pertama kali kami mendengar lewat telepon pada hari Jumat, namun kami masih berharap ada 1% kemungkinan konser tetap jalan," kata Sarah pada wartawan BBC Indonesia, Dewi Safitri.

Image caption Aerosmith meminta maaf kepada penggemarnya di Indonesia atas pembatalan pertunjukan mereka.

Namun pada Sabtu (4/5) pagi, promotor mendapat pemberitahuan resmi tentang pembatalan ini lewat sepucuk surat yang dikirim kubu manajemen Aerosmith.

Padahal untuk konser bertajuk "The Global Warming World Tour 2013" ini promotor mengatakan tiket konser ini sudah terjual hingga 85 persen dari total 15.000 penonton yang diharapkan bisa memenuhi gedung pertunjukan di JIEXPO Kemayoran.

Sementara persiapan pementasan juga sudah berlangsung hingga 90%.

"Kami berupaya memberikan jaminan keamanan terbaik yang bisa didapatkan untuk sbeuah konser musik di jakata," tambah Sarah.

Setelah pembatalan, promotor menurutnya juga tak menyampaikan protes atau kecaman pada manajemen Aerosmith karena "masih berharap suatu saat bisa menggantikan pembatalan ini dnegan konser di Jakarta".

Promotor menjanjikan penggantian total harga tiket (full refund) sesuai nilai nominal tiket yang telah dibeli oleh konsumen mulai tanggal 11 Mei 2013.

Ini bukan kali pertama artis dunia yang akan konser di Jakarta terpaksa membatalkan rencanannya karena alasan keamanan.

Pada bulan Mei tahun lalu, Lady Gaga juga membatalkan konsernya karena mendapatkan penolakan dari sejumlah ormas Islam yang menilai penampilannya terlalu seronok serta liriknya berisi pujian terhadap setan.

Berita terkait