Teleskop milik NASA Kepler rusak

Image caption Teleskop Kepler diandalkan untuk melacak planet-planet baru di antariksa.

Teleskop Kepler yang diandalkan untuk melacak planet-planet baru di antariksa rusak akibat dua rodanya patah, demikian keterangan ilmuwan NASA.

Dua dari empat rodanya dilaporkan rusak, padahal dibutuhkan sedikitnya tiga roda untuk menjaga posisi teleskop itu di ruang angkasa.

Namun demikian, NASA sejauh ini belum akan menghentikan misi Kepler. "Saya belum menyatakan bahwa Kepler telah berakhir dan akan ditarik," kata pimpinan ilmuwan NASA, John Grunsfeld.

Menurutnya, pihaknya masih bekerja keras untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

Sulit kirim astronot

Namun demikian, karena Kepler yang berada dalam orbit yang mengelilingi matahari, sekitar 65 juta kilometer dari bumi, terlalu jauh untuk mengirim astronot yang dapat memperbaiki kerusakannya.

Teleskop Kepler diluncurkan pada 2009 dan bulan lalu wahana ruang angkasa ini berhasil melacak dua planet yang menurut NASA kemungkinan besar dapat dihuni makhluk hidup.

Dalam misi senilai $600 juta, teleskop ini dilaporkan berhasil melacak 132 planet yang telah dikonfirmasi dan lebih dari 2000 obyek yang diduga sebagai planet, termasuk beberapa yang mirip dengan bumi.

Berita terkait