Vitamin C dapat 'mematikan' kuman TBC

  • 22 Mei 2013
Jeruk
Image caption Jeruk merupakan sumber vitamin C yang dapat 'mematikan' kuman TBC.

Vitamin C dapat mematikan kuman tuberculosis, TBC, yang belum dapat diobati dalam uji coba di laboratorium, menurut para ilmuwan.

Para ilmuwan di fakultas kedokteran Albert Einstein College, New York, menemukan hasil ini secara tidak sengaja saat uji coba.

Mereka mengatakan vitamin C "mematikan" penyakit itu.

Temuan mengejutkan itu dapat membuka jalan menangani kuman yang kebal.

Sekitar 650.000 orang di dunia mengidap TBC yang belum dapat diobati.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk melihat apakah vitamin C dapat digunakan untuk perawatan pada manusia.

Mekanisme baru menangani TBC

Dalam penelitian di laboratorium itu, vitamin C berfungsi sebagai apa yang disebut "reducing agent" (agen pengurang), bahan yang memicu produksi free radicals (radikal bebas).

Free radicals ini mematikan TBC bahkan yang kebal obat dan belum disembuhkan melalui antibiotik termasuk isoniazid.

Kepala peneliti Dr William Jacobs, profesor mikrobiologi dan imunologi Albert Einstein College mengatakan, "Kami baru dapat menunjukkan dalam uji coba di tabung dan kami tidak tahu apakah bisa dilakukan pada manusia dan pada binatang."

"Penelitian ini merupakan studi besar untuk dipertimbangkan karena ada jenis tuberculosis yang belum ada obatnya. Dan di laboratorium, jenis (TBC) ini dapat dimatikan dengan vitamin C."

"Vitamin C itu tidak mahal dan banyak tersedia. Jadi paling tidak, penelitian in menunjukkan ada mekanisme baru yang dapat digunakan untuk menangani TBC," tambah Jacobs.

Berita terkait