Bob Dylan masuk nominasi penghargaan tertinggi Prancis

  • 4 Juni 2013
Bob Dylan
Nama Bob Dylan diajukan oleh Menteri Kebudayaan Aurelie Filippetti.

Penyanyi veteran asal Amerika Serikat, Bob Dylan, dinominasikan menerima penghargaan tertinggi Prancis Legion d'Honneur, seperti yang diberikan kepada Sir Paul McCartney.

Pencalonan nama penyanyi itu sempat dihadang bulan lalu ketika pimpinan Legion d'Honneur, Jean-Louis Georgelin, memblokir pencalonan Dylan.

Georgelin dilaporkan keberatan karena Dylan, 72, mengkonsumsi kanabis dan karena politik antiperang yang dilantungkan penyanyi AS itu.

Media Prancis melaporkan nominasi Dylan pada awalnya ditolak karena ia menentang perang di Vietnam, bekas koloni Prancis.

Nama Bob Dylan diajukan oleh Menteri Kebudayaan Prancis Aurelie Filipetti dan kemudian disetujui oleh dewan penyelenggara penghargaan yang beranggotakan 17 orang.

Ikon antiperang

Sir Paul McCartney menerima penghargaan tertinggi Prancis untuk umum pada 2012.

Jean-Louis Georgelin mengatakan meskipun semula panel menolak, Dylan adalah seorang "artis yang luar biasa".

Namun Georgelin tidak secara rinci menjelaskan alasan penolakan nominasi pada awalnya kecuali menyebutkan adanya "kontroversi" masa lalu.

Nama penyanyi dan penggubah lagu Dylan ini meroket pada tahun 1960-an sebagai ikon antiperang dan gerakan hak-hak sipil, antara lain lewat lagunya The Times They Are a-Changin' dan Like a Rolling Stone.

Pada Mei 2012 Bob Dylan dianugerahi tanda kehormatan tertinggi di Amerika Serikat, Presidential Medal of Freedom.

Di antara penerima Legion d'Honneur adalah Bono dari U2, artis Louise Bourgeois dan Sir Paul McCartney.

Berita terkait