Peninggalan terpenting Faulkner tidak terjual

William Faulkner
Image caption Medali yang diterima William Faulkner bersama pidatonya saat menerima medali tidak terjual.

Lelang manuskrip dan surat sastrawan Amerika Serikat, William Faulkner, kurang mendapat perhatian dan beberapa karya terpentingnya tidak ada yang membeli.

Balai lelang Sotheby mengatakan lelang di New York, Selasa (11/06), menawarkan koleksi terbesar dan terpenting dari peraih Nobel tersebut.

Termasuk dalam yang dilelang adalah sebuah medali yang diberikan kepadanya pada tahun 1949 atas 'sumbangan unik, artistik, dan kuat bagi novel modern Amerika Serikat.' Medali itu dilelang bersama dengan pidato Faulkner saat menerima hadiah tersebut.

Peninggalan Faulkner yang paling mahal tersebut awalnya diperikirakan mencapai sekitar US$500.000 sampau US$1 juta namun belum ada yang membelinya.

Medali dan surat itu ditemukan oleh salah seorang cucunya yang sedang membersihkan sebuah bangunan untuk kandang ayam di rumah keluarga Faulkner di Virginia.

Lelang sanstrawan Fitzgerald

Yang juga tidak terjual adalah gabungan salinan naskahnya dengan mesin ketik, contoh bukunya yang sudah diedit, serta suratnya saat tinggal di Paris untuk ibunya. Koleksi itu harganya senilai US$250.000 hingga US$300.000.

Image caption Surat Faulkner yang ditulis dari Paris untuk ibunya ikut dilelang dan juga tidak terjual.

Begitu juga dengan kumpulan 25 volume karyanya, yang sempat diharapkan bisa terjual mencapai di kisaran US$300.000 sampai US$400.000.

Faulkner hidup pada masa 1897-1962 dengan karya-karyanya yang masih menarik minat penggemar sastra hingga saat ini, dengan novel terkenalnya The Sound and the Fury (1929) dan As I Lay Dying (1930).

Dari total 39 paket Faulkner yang dilelang, Sothebys mengatakan 24 diantaranya laku terjual.

Lelang ini dilakukan bersamaan dengan lelang karya edisi pertama karya sastrawan Amerika Serikat lainnya, F. Scott Fitzgerald, yang berjudul The Great Gatsby.

Selain itu ikut dilelang Ulysses karya James Joyce, surat-surat dari Hunter S. Thompson serta sketsa Ernest Hemingway tentang rumah barunya saat itu di Key West dan lengannya yang patah.

Berita terkait