Merusak lukisan ratu, seorang pria dituntut

  • 14 Juni 2013
lukisan ratu
Image caption Lukisan ini dibuat oleh Ralph Heimans, seniman asal Australia yang berbasis di London.

Seorang pria yang ditangkap karena mengotori lukisan Ratu Inggris di Westminster Abbey dituntut ganti rugi Rp77,6 juta.

Tim Haries, 41, dari Doncaster, South Yorkshire, akan muncul sebagai tahanan pada pengadilan Westminster pada Jumat (14/06).

Dia yang bekerja di bidang kelistrikan ini dituntut pidana dengan ganti rugi kerusakan lebih dari £5.000 atau sekitar Rp77,6 juta.

Lukisan cat minyak pada kanvas yang dibuat Ralph Heimans, dipamerkan di Chapter House pada Mei lalu namun dirusak dengan cat semprot pada Kamis (13/06).

Karya ini baru saja selesai dilukis tahun lalu untuk memperingati perayaan 'Tahta Berlian' Ratu Inggris.

Berukuran 2,7 x 3,3 meter, karya Heimans menggambarkan Ratu dalam gaun negara dengan latar Sacrarium Westminster Abbey, yang juga dikenal sebagai Coronation Theater atau Teater Penobatan.

Insiden vandalisme tersebut terjadi sembilan hari setelah raja dan anggota lain dari keluarga kerajaan berkunjung ke lokasi tersebut dalam peringatan ulang tahun ke-60 dari penobatan Ratu.

Diturunkan

Lukisan yang diberi berjudul 'Teater Penobatan, Westminster Abbey: Potret Ratu Elizabeth II', telah diturunkan dari ruang pameran publik karena aksi vandalisme itu.

Sebelumnya, lukisan dipamerkan pada publik pertama kalinya pada bulan September di National Portrait Gallery Australia di Canberra sebelum pindah ke London.

Polisi dipanggil ke lokasi setelah tengah hari pada Kamis kemarin setelah penjaga keamanan menahan seorang pria.

Seorang juru bicara untuk Heimans mengatakan seniman itu "menyadari kejadian vandalisme ini" tetapi tidak akan berkomentar lebih lanjut.

Berita terkait