Pengunjung British Museum meningkat

  • 26 Juni 2013
british museum
Image caption Mayoritas pengunjung British Museum berusia 16-34 tahun.

Pameran Pompeii dan Zaman Es di British Museum turut membantu jumlah rekor pengunjung tahun ini, demikian isi laporan tahunan museum.

Museum ini telah kedatangan 1,7 juta pengunjung sejak awal April, naik 25% dari tahun 2012, dan menjadi tempat budaya yang paling populer selama enam tahun berturut-turut.

Pengunjug di bulan Mei mencapai kenaikan 42% dibandingkan tahun lalu dan menjadi yang tertinggi dalam rekor jumlah pengunjung.

"Yang paling menyenangkan dari angka ini, kebanyakan pengunjung adalah anak muda,'' kata direktur museum Neil MacGregor.

Dalam laporan tahunan 2012/13 ini menyebutkan bahwa 43% pengunjung berusia antara 16-34 tahun.

Saat ini pameran Life and Death di kota kuno Pompeii dan Herculaneum melampaui target 250.000 pengunjung dalam tiga bulan dari rencana enam bulan pameran.

Pameran Pompeii ini menjadi yang ketiga paling populer dalam sejarah British Museum - setelah pameran tahun 1972 yang menyajikan Harta Karun Tutankhamun dan pameran tahun 2007 tentang Pasukan Terakota Cina.

Pameran lain yang juga dipenuhi pengunjung adalah Shakespeare yang dilihat lebih dari 105.000 pengunjung, sementara Seni Zaman Es menarik 90.000 pengunjung - lebih tinggi 133% dari target semula 40.000.

Anggaran dipotong

Image caption Pameran kota kuno Pompeii jadi ketiga yang paling populer di British Museum.

Secara keseluruhan British Museum didatangi lebih dari 5,575 juta pengunjung di tahun 2011/2012, sedikit lebih rendah dari tahun sebelumnya sebanyak 5,8 juta pengunjung.

Pameran lain yang telah dijadwalkan museum tahun 2014 mendatang adalah pameran seks dalam seni Jepang dan pameran Jerman - sekaligus perayaan 25 tahun rubuhnya Tembok Berlin.

''Jerman adalah kekuatan penting dalam membentuk Eropa,'' kata MacGregor kepada BBC. ''Kami ingin melihat sejarah panjang Jerman dan bagaimana identitas Jerman dibentuk oleh elemen yang dalam di masa lalu.''

"Kebanyakan orang Inggris berpikir sejarah Jerman penting mulai dari 1914 hingga sekarang. Itu adalah tahun yang penting tetapi tahun itu juga menjadi bagian dari sejarah yang lebih panjang.''

MacGregor juga mengatakan bahwa British Museum harus ''berpikir sangat hati-hati'' untuk mengakomodasi pemangkasan anggaran sebesar 5% sebagaimana tertera dalam anggaran pemerintah untuk museum di tahun 2015-2016.

''Kami tidak tahu apa yang kami bisa lanjutkan, atau yang harus kami kurangi,'' katanya. ''Di sini Anda memiliki museum yang sangat sukses di London dan bagaimana kami tetap menawarkan pengunjung kami apa yang mereka inginkan adalah tantangan besar.''

Berita terkait