Komik Asterix berlatar Skotlandia kuno

  • 29 Juni 2013
Image caption Asterix dan Obelix mengenakan atribut ala Skotlandia.

Komik terbaru Asterix karya penulis Jean Yves-Ferri akan mengisahkan petualangannya ke wilayah Skotlandia pada periode akhir zaman besi.

Jean Yves-Ferri dan ilustrator Didier Conrad merupakan orang pertama yang membuat cerita komik Asterix, setelah ilustrator awalnya yaitu Abert Uderzo mengundurkan diri dua tahun lalu.

Komik tentang prajurit bangsa Gaul ini diciptakan Uderzo dan penulis Rene Goscinny pada 1959.

Semenjak Goscinny meninggal dunia pada 1977, Uderzo lebih banyak disibukkan dengan aktivitas menulis buku-bukunya sendiri.

Di sebuah acara di Glasgow, Jean Yves-Ferri mengungkap rencananya menerbitkan kisah terbaru Asterix dengan latar belakang Skotlandia kuno, yaitu di masa periode akhir zaman besi.

Kisah percintaan

Rencananya, edisi perdana komik Asterix terbaru - yang akan dibuat dalam edisi bahasa Inggris, Skotlandia, Skotlandia kuno, serta bahasa lainnya -- akan dirilis pada Oktober 2013.

Dengan latar belakang Skotlandia kuno, buku terbaru ini akan mengisahkan perjalanan Asterix dan Obelix ke wilayah utara Skotlandia.

Dalam wawancara dengan BBC Radio Skotlandia, Yves-Ferri mengatakan: "Saya suka panorama Skotlandia, terutama di wilayah utara, dengan dataran tingginya. Itu sungguh lanskap ideal untuk kisah Asterix."

"Saya menjadikan persoalan politik sebagai latarnya. Tetapi cerita utamanya adalah kisah percintaan seorang pria dengan pasangannya. Nah, Asterix dan Obelix pergi ke Skotlandia untuk membantu pasangan ini."

Komik Asterix merupakan salah satu komik seri yang paling populer di dunia. Sejauh ini komik ini sudah terjual 350 juta eksemplar. Kisah Astreix juga telah menginspirasi 12 film.

Berita terkait