Uji coba tanda bagasi elektronik

Tanda elektronik
Image caption Jika uji coba berhasil maka tanda bagasi elektronik akan digunakan mulai 2014.

Maskapai penerbangan British Airways (BA) akan melakukan uji coba untuk tanda bagasi elektronik untuk mengganti kertas cetakan selama ini.

Teknologi tersebut akan memungkinkan informasi penerbangan dikirim langsung ke telepon genggam penumpang dengan menggunakan aplikasi BA setelah penumpang bersnagkutan melakuklan check-in.

Saat ini, maskapai penerbangan harus mencetak dalam kertas satu per satu tanda untuk setiap bagasi penumpang.

Uji coba akan dilakukan di kalangan para staf sebelum digunakan para penumpang dan jika uji coba berhasil maka tanda elektronik mulai digunakan pada tahun 2014.

Selama ini proses penanganan bagasi penumpang masih memerlukan waktu yang relatif lama walau sudah tersedia teknologi check-in secara digital melalui internet yang mengurangi waktu pendaftaran penerbangan.

"Pertanyaan lama apakah Anda mengemas sendiri tas Anda sudah tidak menjadi persayaratan hukum lagi namun antre untuk bagasi tidak pernah bisa dihilangkan," tutur seorang juru bicara BA kepada BBC.

Berulang kali

Dengan tanda bagasi elektronik maka tetap saja penumpang harus antre namun tinggal menaruhnya dan seseoarang kemudian akan memindainya.

Di beberapa bandara, sebenarnya sudah tersedia fasilitas untuk mencetak tanda bagasi sendiri di tempat yang sudah disediakan namun proses tetap masih memerlukan waktu dan kertas.

Sistem pemindaian informasi secara langsung diharapkan akan mengurangi waktu lebih banyak lagi.

"Tanda elektronik lebih mahal namun jelas bisa digunakan kembali, Anda bisa menggunakannya beberapa kali," tutur Lewis Freeman, seorang perancang dari Designworks, yang mengembangkan tanda bagasi elektronik.

"Masa pakai produknya ini antara lima sampai 10 tahun. Saya membayangkan teknologinya akan bergerak lebih cepat daripada perlunya pergantuan tanda elektronoik."

Sebelumnya BA mengumumkan akan menjadi maskapai Eropa pertama yang mengizinkan penumpang menggunakan telepon seluler dan perangkat lainnya tanpa perlu menunggu hingga pesawat berhenti.

Berita terkait