Steinway mendapat investor baru

steinway
Image caption Perusahaan pembuat alat musik Steinway telah berusia 160 tahun.

Steinway, perusahaan pembuat piano terkenal dilaporkan telah diakuisisi oleh sebuah perusahaan swasta bernama Kohlberg & Co dengan nilai US$438 juta atau sekitar Rp4,7 triliun lebih.

Perusahaan pembuat piano yang telah berusia 160 tahun ini sebelumnya memang telah mengumumkan mencari investor yang bersedia membeli perusahaan itu.

Selama beroperasi Steinway Musical Instruments dikenal telah memproduksi terompet Bach Stradivarius, saksofon Selmer Paris serta terompet bulat (french horn) CG Conn dan memegang lebih dari 127 paten instrumen musik.

Kohlberg akan membayar US$35 atau Rp347 ribu lebih per lembar saham, 15 persen lebih tinggi dari harga penutupan di bursa hai Jumat (28/06) lalu yang mencapai US$30,43 atau Rp302 ribu lebih.

"Kesepakatan kami dengan Kohlberg merupakan pencapaian nilai yang sangat luar biasa bagi pemegang saham kami," kata Ketua dan Kepala Eksekutif sementara, Michael Sweeney.

Saham di perusahaan itu meningkat harganya hingga 15 persen menyusul pengumuman tersebut dan dilaporkan mengalami peningkatan lebih dari 70 persen tahun ini.

Steinway merupakan perusahaan yang didirikan pada tahun 1853 di Manhattan oleh imigran asal Jerman, Heinrich Engelhard Steinweg yang kemudian dikenal dengan nama Henry E. Steinway.

Perusahaan ini masih memiliki sejumlah fasilitas pabrik pembuatan alat musik di Astoria, Queens dan Hamburg, Jerman.

Partner dari Kohlberg, Christopher Anderson mengatakan perusahaannya akan membantu Steinway memperluas pasarnya secara global sambil terus memastikan proses pembuatan alat musik dijaga tetap penuh kualitas seni sehingga membuat produk perusahaan itu tetap unik dan bernilai.

Berita terkait