Warga India bangun 'Taj Mahal' untuk istri

Image caption Faizul Hasan Quadri berdiri di depan bangunan 'Taj Mahal' miliknya.

Seorang pensiunan pejabat di India utara membangun gedung Taj Mahal tiruan untuk mengenang istrinya yang telah meninggal dunia.

Faizul Hasan Quadri, yang berusia 77 tahun, sedang membangun "monumen cinta" untuk mendiang istrinya Tajammuli Begum di sebuah desa di Distrik Bulandshahr, negara bagian Uttar Pradesh.

Dipisahkan waktu sekitar empat abad, para pria di balik gedung megah nan agung Taj Mahal serta tiruannya di sebuah desa di India ini, disatukan oleh alasan yang sama: cinta luar biasa kepada perempuan yang telah mendampinginya serta semangat untuk mengabadikan cinta mereka.

Dan seperti monumen marmer putih milik Raja Mughal Shahjahan, yang telah menarik ribuan pengunjung, monumen milik Quadri juga membuat penasaran warga desa sekitar untuk melihat dari dekat "Taj Mahal" miliknya.

"Anda lihat, kami tak punya anak, jadi istriku selalu berkata, 'setelah kita mati, tidak akan ada seorang pun mengingat kita, kita akan dilupakan'. Jadi saya berjanji bahwa jika dia mati sebelum saya, saya akan membangun sebuah makam nan indah untuknya agar semua orang akan mengingatnya selama berabad-abad, "kata Quadri.

Tajammuli Begum meninggal dunia karena kanker pada Desember 2011.

"Dia berumur 14 tahun ketika kami menikah. Saya tiga tahun lebih tua... Dia sangat lembut, sederhana, baik hati, dan semua orang mencintainya. Ketika kami menikah, dia buta huruf. Kemudian, saya mengajarinya bahasa Urdu, tapi dia tidak pernah bisa menulis".

Menolak bantuan

Image caption Foto Quadri dan almarhumah istrinya, Tajammuli Begum.

"Kami telah hidup bersama lebih dari 58 tahun, dan cinta kami terus tumbuh. Sekarang dia telah pergi, dia selalu ada di hati saya," katanya, lirih.

Lengkap dengan kubah dan menara, bangunan replika Taj Mahal milik Quadri sudah berdiri, namun banyak pekerjaan yang harus dituntaskan. Jendela-jendela, taman serta marmer putih, belum dipasang atau dibuat, sementara Quadri kini kehabisan uang. Tetapi dia menolak menerima bantuan.

"Ini bukan makam orang suci atau tempat ibadah, ini hanya makam istri saya, dan saya tidak ingin membangun monumen istri saya dengan menggunakan sumbangan dari orang lain. Saya ingin menyelesaikannya dengan menggunakan uang saya sendiri, tidak peduli berapa lama pekerjaannya, "kata Quadri.

Quadri telah menjual sebidang lahan pertanian miliknya, perhiasan istrinya sampai tabungan hidupnya untuk membiayai pembangunan 'Taj Mahal'.

Dia juga telah menghabiskan lebih dari $15.000 atau sekitar £ 9.872 serta membutuhkan setidaknya $ 10.000 atau £ 6.581 lebih.

"Saya telah mencoba untuk memenuhi janji saya, dan saya tidak akan menyerah, tidak peduli apa yang diperlukan," katanya.

Sama seperti di asli Taj Mahal, Quadri juga telah menyediakan tempat untuk makamnya yang berada di samping kubur istrinya. Dia juga selalu berdoa "kita juga harus bersama-sama di akhirat nanti".

Berita terkait