Aplikasi untuk tempat menyusui

  • 31 Juli 2013
Menyusui
Banyak ibu yang merasa tidak nyaman jika menyusui di tempat umum.

Sebuah aplikasi gratis untuk membantu para ibu menemukan tempat menyusui yang nyaman kini tersedia untuk kawasan Inggris utara.

Aplikasi yang diberi nama Feed Finder itu juga akan memberikan kesempatan kepada pengguna untuk menilai tempat-tempat umum sebagai kawasan menyusui, seperti warung, restoran, maupun pertokoan.

Universitas Newcastle merancang aplikasi itu untuk telepon genggam pintar dan bisa digunakan dengan satu tangan agar menyusui tetap bisa dilakukan dengan 'semudah dan senyaman mungkin'.

Awalnya aplikasi dirancang dengan bantuan 30 ibu yang menentukan tingkat kenyamanan menyusui di tempat-tempat umum di kawasan Tyne and Wear, Inggris utara.

Salah seorang ibu yang membantu pengembangan aplikasi mengatakan dia bertekad untuk menyusui putranya dan tidak mau menyerah.

"Saya kira, setelah awal yang sulit, saya akan kehilangan pikiran sehat jika tidak bisa ke luar dan bertemu dengan ibu-ibu lain guna membahas naik-turunnya emosi sebagai ibu yang pertama," jelas Vicky Smith.

Menyingkirkan kekhawatiran ibu

Penilaian yang dilakukan 30 ibu tersebut didasarkan pada lima faktor, yaitu kenyamanan, kebersihan, privasi, fasilitas untuk bayi, dan keterjangkauan secara ekonomis.

Informasi itu kemudian digunakan oleh Dr Madeline Balam, pakar komputer di Universitas Newcastle, yang memimpin tim pengembang aplikasi.

"Para ibu yang saya temui mengatakan salah satu alasan kenapa mereka selalu berjuang untuk menyusui secara nyaman adalah karena tempatnya terisolasi," kata Dr Balam.

"Beberapa mengaku jarang meninggalkan rumah karena merasa tidak nyaman menyusui di depan umum dan tidak tahu kemana mereka pergi untuk bisa menyusui dengan tenang dan gelisah jika bepergian karena bayi tiba-tiba harus disusui."

Dr Balam menambahkan aplikasi akan menyingkirkan sebagian dari kekhawatiran kaum ibu, sehingga mereka tetap bisa keluar rumah untuk bertemu teman-teman maupun melakukan kegiatan yang sama seperti sebelum bayinya lahir.

"Dampak lanjutnya, kami harapkan, adalah membantu perempuan agar menikmati menyusui sehingga masa menyusui bisa lebih panjang," tambahnya.

Berita terkait