Lalu lintas dialihkan untuk lindungi Colosseum

Colosseum di Roma
Image caption Bangunan Colosseum di Roma makin kusam akibat polusi.

Pemerintah kota Roma melarang kendaraan pribadi melintasi jalan utama menuju Colosseum dalam upaya melindungi bangunan bersejarah bernilai tinggi tersebut.

Polusi dituding sebagai penyebab makin kusamnya warna Colesseum dan memburuknya kondisi monumen ini.

Terhitung mulai Sabtu (03/08) pekan lalu, mobil, truk, dan semua kendaraan pribadi dilarang memakai ruas terakhir jalan Via dei Fori Imperiali, yang menghubungkan Piazza Venezia dan Colosseum.

Lalu lintas dialihkan ke jalan-jalan di sekitarnya dan hanya angkutan umum yang boleh tetap menggunakan jalan menuju monumen.

Keputusan ini diambil oleh walikota baru, Ignazio Marino, yang ingin mengubah fungsi Via dei Fori Imperiali sebagai kawasan pejalan kaki.

Mulai condong?

"Kita harus memilih, mobil atau nilai dari monumen (bersejarah). Saya kira tidak ada pemerintah kota di mana pun di dunia ini yang ingin mengubah Colosseum menjadi bundaran," kata Marino kepada kantor berita Reuters.

Jumlah pengunjung Colosseum, ampiteater terbesar yang pernah dibangun di zaman Romawi, naik dari satu juta menjadi sekitar enam juta orang per tahun dalam satu dekade terakhir, antara lain berkat film laris pada 2000 Gladiator.

Namun kondisinya juga makin memprihatinkan dalam beberapa tahun ini.

Warnanya menghitam, beberapa bagian runtuh, dan pakar khawatir bangunan ini sudah mulai condong.

Upaya untuk merenovasi bangunan berusia 2.000 tahun ini sebenarnya sudah dirancang, antara lain dengan sumber dana dari miliuner Italia, Diego Della Valle, namun sejumlah pihak mengatakan langkah ini terkendala oleh birokrasi dan dugaan korupsi.

Berita terkait