Pemerintah Selandia Baru tangani kasus susu tercemar

  • 6 Agustus 2013
susu
Image caption Susu formula bayi yang tercemar telah ditarik dari peredaran

Pemerintah Selandia Baru meningkatkan upaya untuk mencegah dampak yang jauh lebih buruk dari kasus produk susu Fonterra yang tercemar bakteri.

Para pejabat Selandia Baru dikirim ke fasilitas-fasilitas Fonterra di Selandia Baru dan Australia untuk memantau arus informasi.

Fonterra mengatakan hari Sabtu bahwa produk-produk mereka, termasuk susu formula bayi, tercemar bakteri botulinium yang bisa mengakibatkan keracunan dan kelumpuhan.

Perdana Menteri Selandia Baru John Key berjanji melakukan penyelidikan "forensik."

"Hal terbesar dan terpenting yang bisa kita lakukan adalah, sebagai bagian dari pembahasan penuh, kami terbuka dan jujur mengenai apa yang terjadi dan menunjukkan bahwa ada perubahan," Kata Key seperti dikutip media setempat.

Ia mengkritik perusahaan itu pada hari Senin dan mengatakan ia tidak mengerti mengapa isu ini tidak ditangani sejak awal.

Fonterra adalah perusahaan terbesar di Selandia Baru dan berkontribusi terhadap 90% produksi susu di negara itu.

Ekspor produk susu menyumbang seperempat dari pemasukan ekspor Selandia Baru dan industri susu mencakup 7 persen dari pendapatan kotor negara itu.

Berita terkait